Beranda SOSMAS Zainudin Penderita Bocor Ginjal asal Tarano : “Terimakasih Pak Gubernur dan Kadisos...

Zainudin Penderita Bocor Ginjal asal Tarano : “Terimakasih Pak Gubernur dan Kadisos NTB”

BERBAGI

SUMBAWA — Intensitas pengaduan kondisi sosial dan kesehatan masyarakat kabupaten/kota di provinsi NTB kian meningkat. Betapa tidak, laman media sosial seputaran NTB mulai terbanjiri dengan berbagai pengaduan. Itu, dengan harapan ada sentuhan kebijakan langsung dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Respon progresif Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah terus bergulir. Acap kali ditandai dengan tindaklanjut secara cepat dan nyata. Terbukti sepanjang tahun 2020 reaksi penjangkauan dan pengecekkan dilokasi dan penyerahan bantuan.

Hal ini didukung jajarannya yang bersinggung langsung dengan case (kasus) yaitu Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Provinsi bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

Sinergitas aksi respon cepat ini tentunya menumbuhkan semangat gotong royong para abdi negara dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Terkhusus kondisi masyarakat yang belum disentuh kebijakan reguler Kepemerintahan.

Berita Terkait:  Imbauan Danrem 162/WB di Masa Tenang Pemilu 2019

Dan penting diketahui, ini semua sejalan dengan visi dan misi pemerintahan duo doktor yaitu Zul-Rohmi. Sehari sebelumnya, Ahad (20/12) Debi Puspitasari, Anak Sumbawa Penderita Anemia dibantu Bang Zul dengan sejumlah dana.

Tentunya bantuan itu, untuk meringankan beban keluarga saat melakukan pendampingan pemeriksaan kesehatan bagi anak berusia dua belas tahun tersebut. Sejurus kemudian pengaduan dimedsos terus mengalir. Kali ini, Senin (21/12) Zainuddin (21) penderita Bocor Ginjal asal RT 007 RW 003 Dusun Bonto, Desa Labuhan Bontong, Kecatamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa diberikan bantuan sejumlah dana.

Bantuan itu melalui Dinas Sosial Provinsi NTB yang diantar langsung oleh Pilar Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa yaitu Koordinator dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI di Sumbawa di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa.

“Berdasarkan pengaduan di medsos, Gubernur langsung respon. Meminta Dinsos Provinsi melakukan assesment dan diberikan sejumlah dana untuk meringankan beban keluarga Zainuddin,” ungkap Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, H Ahsanul Khalik kepada media ini, kemarin.

Berita Terkait:  Pemuda Lobar Diharapkan Optimis dan Konsisten Raih Cita-Cita

Khalik mengatakan, bantuan diterima langsung oleh orang tuanya bernama Muhtar yang saat itu mendampingi anaknya di ruang Perawatan RSUD Sumbawa. Dari hasil asesment Zainuddin adalah putra dari pasangan suami-istri (Muhtar -Nurjanah). Zainudin merupakan putera pertama yang lahir di Empang, 29 Maret 2001.

Mengutip cerita keluarga, sambung mantan Kalak BDBD Provinsi ini, Hasil Diagnosa Dokter Zainudin menderita Bocor Ginjal dan mengalami pembengkakan di sekujur tubuh. Pernah mendapatlan penangan medis rawat ini di RSUD Sumbawa. Lantas, karena kondisinya kian parah, tim medis menyaranlan untuk dirujuk pengonatan lanjutan di RSUP – Mataram.

Hanya saja, keluarga belum bisa menindaklanjutinya, karena kendala pada ekonimi keluarga. “Hingga saat ini, Zainuddin masih dirawat di RSUD Sumbawa. Terhitung delapan bulan terbaring lemas,” kutip pria pencetus buku JPS Gemilang ini.

Berita Terkait:  Gerakan Pramuka Diharap Ikut Berkontribusi untuk Pembangunan di NTB

Secara terpisah, Koordinator PKH Kabupaten Sumbawa, Mardinawan menuturkan, orang tua Zainuddin merupakan salah-seorang penerima bantuan sosial PKH Kemensos RI dan BPJS Kesehatan. Bantuan PKH tidak cukup mendukung biaya pengobatan yang dengan biaya besar, meski BPJS kesehatan telah ikut membantu.

Bantuan dari Bang Zul telah diterima dengan baik oleh Muhtar selaku orang tua Zainuddin. Keluarganya sangat terharu mendapat dukungan dari orang nomor satu di NTB itu. “Terimakasih Pak Gubernur dan Kadisos (Kepala Dinas Sosial Provinsi) NTB. Bantuan telah diterima dan akan dimanfaatkan dengan baik,” kutip Mardinawan dari ungkapan Zainuddin serta keluarga. (red)