Beranda SOSMAS Tak Bangun Fasum, Pengembang Perumahan Disorot

Tak Bangun Fasum, Pengembang Perumahan Disorot

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK BARAT — Pimpinan DPRD Lombok Barat menyoroti banyaknya pengembang perumahan yang diduga tidak menyediakan fasilitas umum (fasum) berupa Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Sesuai aturan, pengembang harus menyediakan fasum tersebut di perumahan yang mereka bangun. Persoalan banyak pengembang yang tak menyediakan Fasum inipun diadukan oleh masyarakat kepada wakil rakyat di Giri Menang.

Demikian ungkap Wakil Ketua DPRD Lobar, Hj Nurul Adha, kemarin. Dia mengaku, bahwa semua aduan dan keluhan warga ini diperolehnya ketika turun menyerap aspirasi (Reses) di Kecamatan Kediri dan Labuapi. “Di Lombok Barat ada berapa perumahan, tapi banyak yang tidak menyediakan pemakaman,” ucapnya.

Menurut dia, Pemkab harus serius menanggapi aduan masyarakat itu. Terlebih sudah ada kasus penolakan warga desa atas jenazah warga perumahan. Karena alasan penuhnya pemakaman warga setempat dan bukan merupakan warga asli setempat. Hingga akhirnya warga perumahan itu membawa jenazah ke kampung halamannya di daerah lain. Ia pun sering menerima aduan kejadian semacam itu.

Berita Terkait:  TPS3R Jenggala Mandiri dan Repeli Apan Baya Diresmikan

“Saya menerima aduan langsung dari warga perumahan dikawasan Terong Tawah, itu pengembangnya terus melakukan pengembangan tapi tidak disediakan pemakaman. Ini harusnya didengar oleh pihak pengembang,” imbuhnya.

Ditambahkan politisi PKS itu, permasalahan ini harus menjadi perhatian. Karena meski bukan warga asli Lombok Barat (Lobar), namun dengan sudah menetap dan memiliki KTP Lobar. Tentu juga dianggap sebagai warga Lobar.

“Bagaimanapun meraka punya hak atas tanah Lobar. Jadi saya berharap sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak pengembang segera menangkap suara warga,” sarannya.

Selain itu, wanita asal Kediri ini juga meminta Pemkab mengevaluasi para pengembang perumahan itu. Jangan sampai diberikan izin tanpa mengevaluasi sudah menyediakan fasum atau belum. Di samping dari sisi pengawasannya.

Berita Terkait:  Hj Niken : Stop Gunakan Pewarna dan Bahan Berbahaya dalam Makanan!

Dikatakannya, kontrol dan pengawasan Pemda masih lemah, sehingga pengembang belum melaksanakan aturan menyiapkan TPU. “Ada aturannya itu. Pak Sekda juga sudah menyampaikan, saat memberikan izin (perumahan) pasti memperlihatkan perencanaannya. Ada ndak persyaratan fasum salah satunya pemakaman itu,” pungkasnya. Tak hanya itu, ia juga mendesak para pengembang mendengar para konsumenya di perumahan itu.

Sementara itu, Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Lobar, L Ratnawi memastikan untuk Fasum dan fasilitas sosial (Fasos) perumahan yang keluar dari 2018 sudah ada semua.

Termasuk pemakaman, di mana ketentuannya sekitar 2 persen dari luas lahan yang harus disedikan. “Bisa dalam bentuk perluasan lahan pemakaman desa yang terdekat ini untuk menjamin perumahan-perumahan tersebut sudah clear and clean terkait lahan pemakaman,” tuturnya.

Berita Terkait:  Serda Arifudin dengan Tulus Bantu Proses Persalinan Mantan Istri Pimpinan MMIT

Meski demikian diakuinya, memang di lapangan ada perumahan yang sudah bangun sekitar tahun 2009. Menurutnya perumahan yang lama mungkin belum mengakomodasi ketentuan Fasum dan Fasos.

Termasuk lahan pemakaman yang 2 persen tersebut. “Makanya timbul permasalahan terkait area pemakaman,” jelasnya.

Pihaknya sudah mengkoordinasikan dengan pengembang untuk segera mencari lahan pemakaman. Sehingga hak warga juga terjamin. Ke depan khusus untuk pengembangan perumahan di Labuapi.

Pihaknya sedang mengusahakan untuk dibangun secara kolektif oleh pengembang yang berada di sana. “Sehingga menjadi pemakaman bersama dan bisa menjadi percontohan di Lobar,” katanya.

Ia menegaskan syarat untuk fasum, fasos termasuk lahan pemakaman menjadi syarat dalam kajian teknis pihak Perkim kepada pengembang, agar bisa dikeluarkan rekomendasi dari dinas Perkim. “Mohon doanya semoga ikhtiar kita untuk mewujudkan pemakaman secara kolektif ini bisa terwujud,” tutupnya. (red)