Beranda SOSMAS Sumbawa Siap Sukseskan Gebyar DBIP

Sumbawa Siap Sukseskan Gebyar DBIP

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWAKomisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar sosialisasi Gebyar (Gerakan bersama Layanan Dasar dan Desa untuk Benderang Informasi Publik) di Aula H. Hasan Usman lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/6).

Hadir pada acara tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Sumbawa, Wakil Ketua dan Komisioner Bidang ASE Komisi Informasi Provinsi NTB, perwakilan kepala sekolah, Dinas Kesehatan, puskesmas, Kepala Desa Baru Tahan dan Uma Beringin.

Bupati Sumbawa dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Sumbawa A. Rahim, S.Sos menyatakan bahwa dari segi payung hukum, Kabupaten Sumbawa sudah memiliki Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 39 tahun 2011 tentang tata kerja pejabat pengelola pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Pemkab. Sumbawa, hingga Perda Nomor 9 tahun 2013 tentang pelayanan publik dan Keterbukaan Informasi Publik.

Berita Terkait:  Danrem 162/WB Peduli Istri Mantan Pimpinan MMIT Poso Sulteng

Dikatakan, dalam rangka mengefektifkan peran dan fungsi PPID pada institusi-institusi yang menyelenggarakan pelayanan publik, Pemerintah daerah bersama dengan Komisi Informasi Provinsi NTB melaksanakan sosialisasi terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi PPID publik khususnya yang menyelenggarakan pelayanan publik bidang kesehatan maupun pendidikan.

Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tahun 2016 yang lalu telah memproklamirkan diri sebagai provinsi pertama yang mencanangkan DBIP yang dimaksudkan untuk menjadikan desa lebih terbuka dalam menyediakan informasi terkait program pembangunan maupun penggunaan anggaran yang dimiliki di tiap-tiap desa sehingga terlaksana transfaransi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa. Hal itu tidak lepas dari posisi desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional, karena semua potensi pembangunan sesungguhnya berada di desa. Baik potensi ekonomi seperti pertanian, peternakan, pariwisata, nilai-nilai sosial budaya, kegotongroyongan dan potensi hankam dan politik lainnya. Semua potensi tersebut harus dikelola dengan baik melalui kerjasama kemitraan antara pemerintah desa dan seluruh masyarakatnya, sehingga kesejahteraan dapat diwujudkan.

Berita Terkait:  Hidroponik Solusi Bercocok Tanam di Perkotaan

“Pemkab. Sumbawa sebagai perpanjangan tangan dari Pemprov berkomitmen dan berperan nyata untuk mensukseskan program tersebut. Komitmen tersebut telah diwujudkan dengan menetapkan 2 desa yakni Desa Uma Beringin Kecamatan Unter Iwes dan Desa Baru Tahan Kecamatan Moyo Utara sebagai desa model dalam program DBIP. Hasilnya tahun 2017 lalu, Desa Uma Beringin berhasil meraih 2 penghargaan, yakni sebagai juara I dan juara III di kategori yang berbeda pada festival DBIP tingkat nasional,” ungkapnya.

Sementara Dalam paparannya Komisioner Bidang ASE Komisi Informasi Provinsi NTB Drs. H. Ahmad Zaini menyampaikan tentang latar belakang dan dasar pelaksanaan pendampingan desa yang telah dilaksanakan KI NTB dari tahun 2017 hingga 2019, dimana telah dilakukan pendampingan terhadap 16 desa model DBIP. Adapun tujuannya selain untuk mengakselerasi terbentuknya PPID Desa, Sekolah dan Puskesmas, juga untuk mendorong keberfungsian Kelembagaan Layanan Informasi Publik ditingkat Dasar, serta meningkatkan komitmen Pemprov dan Pemkab dalam membumikan KIP melalui Pelayanan Informasi yang berkualitas di Sekolah, Puskesmas dan Desa. Dipaparkan pula tahapan dan rangkaian pembentukan Gebyar DBIP yang diawali dengan koordinasi, pembentukan, penguatan, dan deklarasi. (NM3)

Berita Terkait:  Sejumlah Kelompok Tani di KLU dapat Bantuan Alsintan