Beranda SOSMAS Sasar Warga di Kota Mataram

Sasar Warga di Kota Mataram

BERBAGI
Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr Najamuddin Amy (kiri), H Ridwan Syah Asisten II Setda Provinsi NTB (tengah), dan Asisten III Setda Provinsi NTB Nurhandini Eka Dewi (kanan).

MATARAM — Diketahui bersama, dari 10 kabupaten/kota di NTB, Kota Mataram menjadi titik terkena Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sebagai bentuk kepedulian nyata para Kepala OPD lingkup Pemprov kepada warga di Ibu Kota NTB itu, Senin (19/7) kemarin menyalurkan berbagai bantuan dalam bentuk sembako.

Adapun sasarannya, antara lain warga tidak mampu, pedagang kaki lima (PKL), ojek online, kusir dokar/cidomo, keluarga nelayan dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr Najamuddin Amy yang dikonfirmasi media ini membenarkan adanya giat tersebut. “Iya benar, kemarin (Senin 19 Juli 2021) dilingkup Kota Mataram,” ujarnya Selasa (20/7) via telepon.

Dijelaskan, bantuan yang diberikan itu merupakan bentuk kepedulian nyata para Kepala OPD dilingkungan Pemprov NTB. Terlebih, semuanya adalah atas arahan Gubernur NTB.

Berita Terkait:  Ingin ke Tanah Suci? "Arrum Haji" Hadir Tawarkan Kemudahan bagi Masyarakat

“Atas arahan Pak Gubernur. Jadi para Kepala OPD diminta berempati untuk warga terdampak PPKM Darurat di Kota Mataram,” ungkapnya.

“Tanpa lama, arahan itu langsung diindahkan oleh para Kepala OPD. (Kami) sampai urunan dalam mengadakan paket sembako untuk warga,” imbuh pria kelahiran asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ini.

Najamuddin juga menerangkan, bahwa urunan mengadakan paket sembako tersebut, dikordinir langsung oleh Asisten II Setda Provinsi NTB, Ridwan Syah dan Dinas Sosial NTB.

“Kurang lebih, isi paket sembakonya meliputi 2 Kg beras, 1 Kg gula pasir, 1 Kg, Ikan Asin, Kopi Lokal, termasuk masker dan lainnya,” kata mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB ini.

Berita Terkait:  Hadiri Gebyar Pesta Siaga, Doktor Zul : Anggota Pramuka Tidak Boleh Memiliki Sifat Putus Asa

Sebelumnya, Asisten III Setda Provinsi NTB, Nurhandini Eka Dewi juga menerangkan bahwa ada sekitar 1.300 paket sembako yang dibagikan kepada warga terdampak.

“(Kemarin) disepuratan Pondok Perasi wilayah Ampenan bagi keluarga nelayan,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB tersebut di Mataram.

Ia juga tak menampik, bahwa selama masa PPKM banyak sektor ekonomi yang terdampak. “Terutama bagi mereka yang harus mencari nafkah harian,” kata singkat Asisten III ini.

Sementara itu, H Ridwan Syah-Asisten II Setda Provinsi NTB saat mendampingi sejumlah Kepala OPD menyerahkan bantuan itu mengatakan, bantuan tersebut diharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Berita Terkait:  Pimpinan DPRD NTB Ajak Masyarakat Sukseskan SP 2020

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan mengurangi sedikit beban warga masyarakat. Tetap jaga kesehatan, taati protokol kesehatan,” imbau Ridwan Syah.

Salah seorang juru parkir di seputaran Pasar Kebon Roek yakni Hamdan, mengaku bersyukur dan berterimakasih dengan adanya bantuan Pemprov NTB.

Senada dengannya, Nafiah seorang pedagang ikan di Pondok Perasi juga berharap agar bantuan serupa juga merata dan diperoleh oleh warga lainnya di Kota Mataram.

“Masih banyak yang belum dapat. Mudah-mudahan besok bisa dikunjungi lagi,” demikian harap pedagang ikan tersebut. (red)