Beranda SOSMAS Reses Perdana 2021, Sudirsah Jaring Aspirasi Masyarakat KLU

Reses Perdana 2021, Sudirsah Jaring Aspirasi Masyarakat KLU

BERBAGI

LOMBOK UTARA — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sudirsah Sujanto melaksanakan reses masa sidang pertama (I) tahun 2021. Giat reses perdana ditahun ini telah dimulai sejak tanggal 13 hingga 20 Februari mendatang.

Anggota DPRD NTB-Sudirsah Sujanto saat berinteraksi langsung dengan warga masyarakat di Kabupaten Lombok Utara.

Hingga Selasa (16/2) kemarin, politisi muda asal Partai Gerindra yang dikenal cukup vocal itu telah menyerap aspirasi masyarakat di tujuh titik lingkup Kabupaten Lombok Utara (KLU). Warga pun nampak antusias dengan kunjungan silaturahimnya.

Bersama Forum Pemuda Peduli Lingkungan (FPPL) yang berlokasi di Rumah Makan Sasak Narmada, Kapu, Jenggala, Tanjung menjadi titik pertama giat reses Sudirsah Sujanto. Berbagai harapan dikesempatan ini dituangkan langsung oleh mereka.

Dimana mereka meminta agar bisa diberikan bantuan air bersih melalui mobil tangki air. Karena setiap dilanda musim kering, warga setempat kerap mengalami kesulitan air bersih. Begitupun soal lingkungan. Mereka meminta agar dilakukannya penataan lingkungan di beberapa dusun dan desa.

Menurut mereka, pemerintah harus melek dan jangan terkesan menutup mata. Oleh karenanya, masyarakat setempat berharap, terutama kepada Pemprov melalui Dinas Perkim NTB dapat memberikan perhatian dan sentuhan nyata terhadap mereka. Termasuk meminta perhatian pemerintah terkait penanganan sampah dibeberapa wilayah di KLU

Nampak turut pula hadir dikesempatan itu, Kepala Desa Jenggala, Kepala Desa Bentek dan Danny Carter Febrianto Ridawan selaku Wakil Bupati KLU terpilih. Tanpa lama, Sudirsah juga langsung menyambangi keluarga besar Persatuan Umat Budha (PUB) Vihara Giri Vana di Dusun Tebanyak, Desa Tegal, Kecamatan Tanjung.

Lokasi ini merupakan titik kedua reses Sudirsah Sujanto. Nampak Kelompok Remaja Vihara setempat meminta adanya bantuan alat musik dan olahraga. Kemudian, diharapkan adanya penataan lingkungan dan beronjong penahan sungai di Dusun Tebanyak. Termasuk adanya taman baca di Vihara, yaitu tersedianya buku, rak, serta alat-alat tulis.

Berita Terkait:  Manfaatkan Sampah Jadi Bermanfaat

Selanjutnya dititik ketiga, bertempat di Aula Kantor Dusun Jeliman Ireng, Sudirsah menyapa dan menjaring aspirasi warga Banjar Dusun Jeliman Ireng, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang. Disini masyarakat mengusulkan adanya gambelan belek, terop, kursi sekaligus agar dibangunkan pelengkap jalan berupa drainase. Itu lantaran kerap terjadi banjir dimusim hujan.

Kemudian titik ke empat, tepatnya di Desa Kayangan. Hadir saat itu, seluruh Kepala Dusun dan tokoh masyarakat, pemuda se-Desa Kayangan. Disini mencuat harapan masyarakat setempat agar dibuatkan Sumur Bor. Terutama di beberapa titik yang kerap dilanda kekeringan di wilayah Desa Kayangan.

Tak hanya itu, adapun kelompok ternak sapi juga meminta bantuan ternak dan kandang. Termasuk, rabat dan penataan lingkungan, irigasi bahkan embung. Dititik ke lima ini, Sudirsah menyambangi warga masyarakat yang ada di Desa Bentek, Kecamatan Gangga.

Dikesempatan itu, nampak hadir Kades Bentek, Kadus, tokoh agama, masyarakat, pemuda, perempuan, hingga kelompok tani ternak. Disini kelompok ternak meminta bantuan ternak, penataan lingkungan, rabat dan talut di beberapa dusun lingkup Desa Bentek.

Dusun Jugil, Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Gangga menjadi titik ke enam Sudirsah Sujanto. Hadir Kadus Jugil dan sejumlah tokoh. Dikesempatan ini, warga meminta pengadaan terop, alat banjar, adanya bantuan dana tempat ibadah (Masjid). Bahkan, mencuat pula permintaan bantuan alat pertukangan, bengkel, alat tangkap (jaring), sampan hingga mesin kelinting bagi para nelayan dan lain sebagainya.

Berita Terkait:  Peduli Sesama, Kodim Lotim Gelar Donor Darah

Titik ke tujuh, yakni tepatnya di Dusun Kopang, Desa Medana, Kecamatan Tanjung. Nampaknya hal penataan lingkungan masih dominan menjadi harapan warga masyarakat disejumlah titik. Penataan lingkungan ini pun kembali dicuatkan warga setempat. Kemudian rabat jalan, peralatan banjar, termasuk soal mereka meminta agar pemerintah bersikap menyikapi kelangkaan pupuk bagi petani. Kemudian permintaan bantuan ternak ayam, terop, sound system hingga bantuan kursi.

TARGET 10, TERSISA 3 TITIK LAGI

“Tinggal tiga (3) titik lagi, dari sepuluh (10) titik yang ditargetkan (pada giat reses ini). Yaitu wilayah Akar-Akar, Segara Katon dan Genggelang,” ungkap wakil rakyat di Udayana asal daerah pemilihan (dapil) Lombok Barat-Lombok Utara tersebut, Rabu pagi (17/2) tadi kepada media ini.

Nampak warga antusias menyambut giat silaturahim dan reses Sudirsah Sujanto-Anggota DPRD NTB dapil Lombok Barat-Lombok Utara.

Berkaitan dengan berbagai aspirasi yang terjaring pada tujuh titik tersebut, Anggota Komisi IV DPRD NTB ini menegaskan akan menyampaikan segala masukan dan keluh kesah masyarakat di KLU ke pemerintah daerah. Tentunya, kata Sudirsah, melalui mekanisme yang ada.

Yaitu dibahas pada tingkat provinsi, kemudian akan disampaikan secara resmi melalui rapat paripurna DPRD NTB nantinya. “Intinya, yang jelas semua aspirasi yang kami tampung ini akan disampaikan ke pemerintah melalui mekanisme yang ada,” tegas Sudirsah sembari mengungungkapkan setiap reses tetap melibatkan kades, kadus hingga ketua RT.

JENGUK ORANG TUA JOMPO DAN WARGA YANG SAKIT

Jauh sebelum ia duduk di DPRD NTB, sedari awal Sudirsah Sujanto secara istiqomah terus menyambangi masyarakat. Terutama para orang tua jompo hingga warga yang sakit. Kepedulian dan perhatian terhadap sesama itu ia tunjukkan secara nyata, yakni dengan memberikan bantuan seadanya.

Berita Terkait:  Cegah Narkoba, Satres Narkoba Polres Sumbawa Datangi Rumah Warga
Anggota DPRD NTB dari Fraksi Gerindra – Sudirsah Sujanto saat menyambangi salah seorang warga dan memberikan bantuan.

Tak sedikit pihak yang mengapresiasi dan mengancungi jempol atas sikap yang ditunjukkan oleh Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB ini. Diharapkan, hal itupun dapat terus dilakukan oleh Sudirsah dan mampu memotivasi pihak lainnya agar melakukan hal serupa dalam bertindak nyata peduli sesama.

Menurut Sudirsah, kebiasaan mengunjungi dan memberikan bantuan kepada orang tua jompo dan warga yang sakit atau tidak mampu selama ini secara pribadi adalah kebahagiaan tersendiri baginya. Bahkan ia menyatakan masih sangat haus akan terus berbuat yang meskipun tidak seberapa.

“Setelah reses, saya juga pasti akan menyempatkan diri untuk melihat dan menjenguk warga yang sakit di wilayah-wilayah tersebut. Begitupun dengan orang tua-tua jompo. Semoga kita semua mampu lebih terdorong dan tergerak dalam berbuat terhadap sesama tidak hanya di momen-momen tertentu, akan tetapi mampu secara istiqomah untuk kebersamaan,” demikian Sudirsah Sujanto.

Sekedar informasi, dalam setiap resesnya, Sudirsah selalu menerapkan dan terus mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) COVID19. Hal itu menjadi penting, mengingat situasi dan kondisi daerah saat ini masih ditengah pandemi COVID19.

Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat NTB umumnya, Lombok Utara-Lombok Barat khususnya agar tetap mengedepankan 3M, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan di air yang mengalir dan memakai masker. Ini, demi kebaikan bersama dalam rangka melawan dan memutus rantai penyebaran COVID19. (*)