Beranda SOSMAS Reses Delapan Titik, Sambirang Serap Berbagai Aspirasi di Sumbawa-KSB 

Reses Delapan Titik, Sambirang Serap Berbagai Aspirasi di Sumbawa-KSB 

BERBAGI
Galeri foto saat Anggota DPRD Provinsi NTB Dapil V Sumbawa-KSB, Sambirang Ahmadi melaksanakan giat resesnya dari tanggal 3 hingga 10 November 2019.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat asal Dapil V Sumbawa – Sumbawa Barat (KSB) yakni Sambirang Ahmadi disambut antusias oleh masyarakat di Dapilnya.

Masyarakat Sumbawa nampaknya tak mau kehilangan kesempatan. Dimana kedatangan Ketua Komisi III DPRD NTB tersebut dimanfaatkan betul oleh warga untuk menyampaikan segala keluh kesahnya.

Sederhana, hangat dan penuh nuansa kekeluargaan menjadi warna dalam agenda reses pria yang kerap disebut Ustadz Sambirang ini. Giat reses itu telah berlangsung mulai tanggal 3 hingga 10 November 2019.

Selama reses di delapan titik di dapilnya, Sambirang mengaku banyak hal atau persoalan yang mencuat dan ditangkap olehnya.

Tak ditampik, masyarakat Sumbawa-KSB sangat dominan berprofesi sebagai petani. Sehingga wajar, persoalan yang berkaitan dengan pertanian lebih condong mengemuka.

Berita Terkait:  Bupati Lombok Utara Tinjau Pembangunan RTG

“Aspirasi yang paling banyak adalah terkait masalah pertanian. Masyarakat mengeluhkan kekeruangan air pertanian, saluran irigasi yang mengalami sedimentasi. Termasuk terbatasnya akses ke lahan-lahan pertanian mereka,” kata Sambirang, Ahad (10/11) di Mataram.

Tak hanya itu lanjut Sekretaris Fraksi PKS DPRD NTB ini, masyarakat juga mengeluhkan terbatasnya alsintan, sementara tenaga kerja semakin langka.

“Untuk itu, mereka membutuhkan tambahan bendungan, cekdam, sumur bor, JUT (Jalan Usaha Tani) dan bantuan–bantuan alsintan. Seperti handtraktor, mesin pompa air, alat berat untuk normalisasi saluran dan sebagainya,” kata politisi yang dikenal santun ini.

“Ada juga sebagian masyarakat membutuhkan bantuan untuk peternakan sapi dan ayam petelur. Kemudian, banyak juga aspirasi terkait bantuan usaha pertukangan, perbengkelan, dan UMKM,” imbuhnya lagi.

Berita Terkait:  Wagub NTB Resmikan Sumur Mata Air di Lobar

Lebih lanjut, Sambirang Ahmadi juga mengaku tak sedikit yang membutuhkan bantuan dalam bidang pendidikan. Antara lainnya, soal sapras sekolah, beasiswa, insentif guru/pengawas hingga terkait sertifikasi.

“Cukup banyak (aspirasi yang terjaring). Di seluruh titik reses saya hampir semua ada aspirasi terkait perbaikan jalan lingkungan dan drainase. Begitu juga untuk fasilitas ibadah masjid/musollah,” ucapnya.

Menyikapi itu semua, Sambirang menyatakan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan dikoordinasikan oleh pihaknya dengan eksekutif melalui dinas terkait. “Termasuk teman – teman komisi terkait juga,” tegasnya.

Mengingat selama reses berlangsung di Sumbawa dan KSB bejalan baik sesuai harapan, terlebih dari segi penyambutan yang luar biasa ia tak lupa juga berterimakasih kepada seluruh masyarakat.

Berita Terkait:  Tim Puslitbang Mabes Polri Datangi Polres Mataram dan Polres Lobar

“Saya juga sangat berterimakasih kepada seluruh masyarakat, baik yang ada di Sumbawa maupun KSB sudah menyambut saya dengan luar biasa. Dan Insya Allah, segala persoalan yang saya tangkap selama reses akan saya tindak lanjuti dan suarakan,” demikian  Sambirang Ahmadi.

Sekedar informasi, delapan titik yang disambangi selama reses Ustadz Sambirang diantaranya di Sumbawa Barat (KSB), yakni meliputi Kecamatan Seteluk, Taliwang dan Brang Rea.

Sedangkan di Kabupaten Sumbawa, ia juga menyapa warga masyarakat yang ada di Kecamatan Sumbawa (Keurahan Bugis dan Brang Bara), Labuhan Badas dan Moyo Hulu. Titik reses terakhir kemarin berlangsung di Hotel Suci Sumbawa. (*)