Beranda SOSMAS Pilkada 2020, Doktor Zul : “Jangan Karena Berbeda Kita Kehilangan Hangatnya Persaudaraan”

Pilkada 2020, Doktor Zul : “Jangan Karena Berbeda Kita Kehilangan Hangatnya Persaudaraan”

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA — Tujuh kabupaten/kota di NTB akan melaksanakan Pilkada tahun ini. Tujuh daerah itu meliputi, Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Bima, Dompu, Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Oleh karenanya, Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah mengajak seluruh pihak untuk ikut serta menjaga kondusifitas daerah. Terutama di masa Pilkada ini.

Hal itu diungkapkan Gubernur saat berkunjung di Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Jum’at (23/10).

Dalam momen yang hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, Doktor Zul sapaan akrabnya, mengajak masyarakat agar dewasa dalam menyambut pesta demokrasi tahun ini.

“Kita sedang di dalam nuansa Pilkada, oleh karena itu pastikan bahwa desa kita, dusun kita, Lombok Utara ini kondusif, aman dan tertib. Tidak boleh karena perbedaan calon yang kita dukung, tidak boleh karena perbedaan partai yang kita usung, membuat kita kehilangan kehangatan persaudaraan,” ucapnya.

Doktor Zul menilai, pilihan yang berbeda dalam Pilkada merupakan suatu hal yang lumrah. Bahkan, ia menyebut Pilkada ialah suatu siklus untuk mengingatkan bahwa rakyatlah yang memegang kekuasaan yang sesungguhnya.

Berita Terkait:  ITDC Didesak Selesaikan Sengketa Lahan KEK Mandalika

Selain itu, Doktor Zul berjanji kebiasaan mengunjungi desa-desa dan bercengkrama dengan masyarakat akan terus dilakukan.

Menurutnya, membangun NTB Gemilang membutuhkan sinergi dan kekompakan dari pemerintah dan juga masyarakat.

“Sebelum jadi Gubernur, kami dulu berjanji kepada masyarakat bahwa kalau kami jadi pemimpin baru di NTB ini, kami akan tetap setia untuk menyapa masyarakat berkunjung ke Pondok Pesantren, datang ke desa-desa, dusun-dusun, menjumpai tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya sebagai kecintaan kita pada masyarakat,” terang Gubernur NTB.

Hal ini sekali lagi disebut Doktor Zul, sebagai bukti bahwa pemimpin tidak boleh melupakan masyarakatnya. Sebaliknya, pemimpin baginya ialah orang yang dengan kerendahan hati dan penuh kesetiaan dalam melayani masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bukan menjadi kedatangan kita yang terakhir di Desa Pendua ini,” lanjut Bang Zul.

Berita Terkait:  RZ Bangun Masjid di Kuang Jeringo

Terakhir, ia berharap setiap desa di NTB memiliki Kepala Desa yang visioner dan penuh semangat dalam mengabdi dan membangun desanya.

Orang nomor satu di NTB itu mengaku optimis. Dimana desa-desa di NTB kedepannya akan semakin maju apabila dipimpin oleh kepala desa yang mumpuni.

Sebelumnya, Kepala Desa Pendua, H. Abu Agus Salim Tohiruddin menyebut kehadiran Gubernur ke Desa Pendua hari ini tak disangka-sangka.

Ia menganggap kedatangan orang nomor satu di NTB itu merupakan sebuah bukti bahwa Gubernur ialah sosok yang akrab dan merangkul semua elemen masyarakatnya.

“Tentu sekali kehadiran Gubernur akan membawa banyak manfaat di desa Pendua ini,” ujarnya.

Agus Salim juga mengungkapkan jika Desa Pendua menjadi salah satu desa termuda yang ada di Lombok Utara. Sama seperti kebanyakan daerah di NTB, desa ini menjadikan pertanian dan peternakan sebagai mata pencaharian utamanya.

Tak hanya itu, saat ini Desa Pendua sedang fokus membudidayakan ikan air tawar dan pengembangan komoditi unggulan tanaman hortikultura. Dengan hal ini, tentu saja sektor pangan menjadi hal yang menonjol di Desa Pendua.

Berita Terkait:  Desa Sengkol Jadi Pilot Project

“Jadi Alhamdulillah program-program dari Kementerian Pertanian juga ada, dari provinsi juga banyak dan beberapa tahun yang lalu tahun 2018 dan 2019 putra-putri dari Desa Pendua secara berurutan terpilih sebagai Pemuda pelopor tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat di bidang pangan,” terang Agus Salim.

Ia pun berharap kedatangan Gubernur dapat menjadi penyemangat warga yang ada di Desa Pendua. “Ini adalah awal yang baik, karena silaturahmi pasti akan membawa manfaat yang baik bagi kita semua,” pungkasnya.

Turut pula mendampingi Gubernur dalam silaturahmi kali ini, Kepala BPBD Provinsi NTB, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Kepala Biro Kesra Setda NTB dan Kepala STIPark NTB Banyumulek. (red)