Beranda SOSMAS Pelayanan Imigrasi Sumbawa Kembali Normal

Pelayanan Imigrasi Sumbawa Kembali Normal

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Setelah sempat berhenti sejak sepekan lalu, akhirnya pelayanan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa kembali normal seperti biasanya. Menyusul gangguan sistem akibat putusnya jaringan kabel fiber optik (FO) milik Telkom Pusat sudah diperbaiki.

“Alhamdulillah, pelayanan imigrasi Sumbawa sudah kembali normal sejak senin kemarin,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubsi Lalu Lintas Keimigrasian, Awaluddin Hidayat SH, Selasa (8/10).

Kembali normalnya pelayanan ini sudah diinformasikan ke masyarakat yang hendak mengurus paspord pada saat mengalami gangguan.

Berita Terkait:  Parade “Malala” Kembali Gelar

“Sudah kami informasikan, rata-rata yang ingin mengurus pada minggu kemarin sudah datang lagi,” jelasnya.

Dikatakannya, pihaknya yang melakukan komunikasi dengan kantor pusat mendapatkan infromasi akibat putusnya kabel FO Telkom membuat salah satu server mengalami gangguan jaringan.

“Mataram kan Jum’at pagi sudah bisa, Kemudian kita melapor, kita mendapatkan infromasi ada salah satu jaringan server yang mati. Tapi Jum’at sore kendala itu sudah bisa langsung diperbaiki,” tandasnya.

Selain itu, selama sepekan pelayan terhenti, sekitar 200 pengurusan paspord terhambat.

“Kita sempat tersendat melayani pada minggu sebelumnya tidak bisa melanjutkan cetak paspord. Mereka kan sudah sidik jari dan membayar, hari berikutnya baru bisa kita berikan pelayanan. Tertumpuk hingga 200 an map pengurusan paspord. Tapi sudah celar semua,” tambahnya.

Berita Terkait:  Serap Aspirasi Penyiaran, KPID NTB Kunjungi Pemda KLU

Pihaknya berharap gangguan serupa tidak terjadi lagi. “Mudah-mudahan seterusnya tidak ada kendala lagi yang bisa menghambat pelayanan imigrasi,” tukasnya.

Seperti diberitakan, pelayan Imigrasi Sumbawa sempat terhenti sejak Senin (30/9) lalu, dikarenakan adanya gangguan sistem, akibat putusnya jaringan kabel fiber FO milik Telkom Pusat.

Hal ini dapat terjadi karena sistem yang terintegrasi. Sehingga berdampak pada tidak terkoneksinya pusat data keimigrasian (Pusdakim) ke instansi lain yang berhubungan dengan imigrasi. Seperti terkait Adminduk (NIK) Disdukcapil (Kemendagri) dan terkait pembayaran atau keuangan dengan Kemenkeu. Termasuk juga dengan gangguannya koneksi dari Kantor Imigrasi ke Pusdakim.

Berita Terkait:  Imigrasi Sumbawa Berlakukan Pelayanan Akhir Pekan

Dampak ini juga tidak hanya dialami oleh Imigrasi Sumbawa, namun hampir diseluruh Indonesia. Di Sumbawa sendiri, gangguan tersebut sudah diumumkan kepada masyarakat tentang adanya kendala cetak nomor billing pada Simkim V2 (Pelayanan WNI dan WNA) sehingga menyebabkan terganggunya pelayanan keimigrasian. (red)