Beranda SOSMAS Marak ‘HOAX’, PWNU NTB Imbau Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi!

Marak ‘HOAX’, PWNU NTB Imbau Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi!

BERBAGI
Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Aksar Ansori.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Informasi atau berita ‘HOAX’ kian marak beredar, terutama di dunia maya atau sosial media (sosmed). Tak jarang, ujaran kebencian, fitnah dan adu domba antara kelompok satu dan lainnya terus terlontarkan. Terlebih menjelang pemilihan umum (pemilu) serentak tahun ini.

Hal ini tentunya, sangat di sayangkan. Berangkat dari hal itu, keluarga besar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi maupun percaya dengan informasi yang tak jelas asal usulnya.

Berita Terkait:  Gubernur NTB Jelajahi Hutan Lamtoro

“Jangan mudah percaya atau terprovokasi dengan isu-isu, informasi atau berita hoax yang tidak jelas asal usulnya,” kata Sekretaris PWNU Provinsi NTB, Lalu Aksar Ansori, Ahad (31/3) di Mataram.

“Diminta kepada siapapun yang melakukan hal tersebut untuk menghentikan aktifitas-aktifitas itu, demi mewujudkan suasana yang aman dan nyaman di tengah2 masyarakat,” pintanya lagi.

Mengingat begitu banyaknya pemilik akun provokatif, mantan Ketua KPUD NTB itu juga meminta agar aktifitas itu dihentikan dan menertibkan anggotanya dengan menyaring penyebaran terkait ungkapan yang profokatif, bila perlu menutup akun-akun tersebut.

Berita Terkait:  Berbagai Pepatah Bijak Warnai Upacara Harkitnas di KLU

Dalam hal ini menurutnya, peran kepolisian sangat penting dan juga harus terus dimantapkan. Yaitu kata dia dapat melakukan langkah pencegahan dan mengambil tindakan hukum sesuai dengan menganut asas praduga tak bersalah (presumtion of inoucence).

“Mari kita wujudkan suasana demokrasi menghadapi pemilu 2019 dalam suasana menyenangkan, aman, nyaman, riang gembira dan mendidik masyarakat dalam suasana kebersamaan dan persaudaraan sebagai ummat beragama, sebangsa setanah air dan sebagai sesama  manusia yang berakhlak dan berbudaya,” demikian Lalu Aksar Ansori. (NM1)

Berita Terkait:  Pentingnya Edukasi Cegah Kanker Payudara