Beranda SOSMAS Mahasiswa Diminta Tularkan Virus Positif

Mahasiswa Diminta Tularkan Virus Positif

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK TIMUR — Para calon mahasiswa mahasiswi perguruan tinggi diharapkan mampu memanfaatkan media sosial dengan baik,serta ikut menularkan virus positif sebanyak mungkin melalui berbagai platform media sosial. Oleh karena itu, perlu menyiapkan mental dan keahlian untuk ikut serta dalam persaingan dimasa yang akan datang.

Ajakan tersebut dilontarkan Kabid Informasi Komunikasi Publik di Diskominfotik provinsi NTB, Fairuz Abadi,SH kepada ratusan calon mahasiswa mahasiswi Universitas Hamzanwadi Selong dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di GOR YPH PPD NW, Pancor Lombok Timur.

Dalam acara yang diinisiasi oleh Universitas Hamzanwadi itu, Fairuz  menyatakan kemajuan teknologi telah mendongkrak penggunaan Internet serta media sosial begitu masif,menurutnya kini media sosial harus diisi dengan konten konten kreatif dan inovatif yang sekiranya dapat memberikan manfaat bagi diri dan orang lain.

Berita Terkait:  Titanic Terbalik di Perairan Lombok

“Saya berharap media sosial, seperti facebook, instagram, whatsapp ataupun youtube hari ini, mampu melahirkan karya positif yang menginspirasi banyak orang,” kata kabid yang akrab disapa Abu Macel itu.

Menurut abu, persaingan kehidupan saat ini semakin ketat sehingga dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk menghadapi tantangan pada masa depan di era 4.0 mendatang. Karenanya, wawasan iptek yang luas disertai dengan sikap mental yang baik (akhlak) merupakan satu dari sekian banyak solusi bagi kalangan mahasiswa untuk mendapat informasi digital yang sehat, edukatif dan konstruktif, Ucap abu macel.

Berita Terkait:  Masyarakat NTB Diminta Jangan Mudah Terprovokasi

Perlu diketahui, bahwa sesuai UU ITE pasal 40  menyebutkan pemerintah berhak memblokir siapapun atau kelompok yang menyalah gunakan internet khususnya media sosial.

Selanjutnya, menanggapi hal itu Abu berpesan agar generasi muda selain memiliki integritas, moral, dan akhlak dalam bermedia sosial, menurut dia, sangat penting mengetahui keabsahan dari media sosial itu sendiri, terlebih belakangan ini marak muncul berita palsu (hoax).

“Sejatinya, media sah dan diakui secara hukum pastinya memiliki legalitas yang jelas seperti, adanya alamat redaksi yang jelas,penanggungjawab, serta PT dengan badan Hukum yang sah,” jelasnya.

Sementara itu,  salah satu dosen di universitas tersebut, Dr. Muhammad Halqi, saat ditemui usai acara mengatakan generasi saat ini sudah mempunyai potensi luar biasa dalam memanfaatkan media sosial. Menurutnya sudah saatnya kampus menjadi ruang kolaborasi ide dan gagasan, terlebih kaitannya menularkan hal hal  positif dalam  bermedia sosial.

Berita Terkait:  TP-PKK KLU Komit Sukseskan Program Pusat

“harapan saya, calon mahasiswa ini dapat menularkan konten-konten positif dengan menerapkan nilai-nilai dalam revolusi mental,serta dapat menginspirasi atau menularkan konten-konten positif yang membangun pemikiran positif bagi masyarakat sekitarnya,” ucap Dr.halqi.

Disisi lain, salah satu mahasiswi baru, Nurhidayah, merasakan betul manfaat acara ini, menurutnya sebagai sarana literasi dalam bermedia sosial yang baik. “Jadi sangat bagus sekali. Dengan acara diskusi ini, semoga sebagian dari kami yang ikut dapat menyebarkan hal-hal positif melalui media sosial,” katanya. (NM6)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here