Beranda SOSMAS Logis Minta Kapolda NTB Copot Kapolres Lombok Tengah

Logis Minta Kapolda NTB Copot Kapolres Lombok Tengah

BERBAGI
Direktur Logis-M Fihiruddin

MATARAM — Dinilai lamban dalam menindaklanjuti laporan pengaduan yang diajukan masyarakat, Lombok Global Institute (Logis) mengkritisi kinerja Polres Lombok Tengah.

Salah satunya adalah kasus pengerusakan yang dilaporkan oleh Dedi AZ dan Hasanudin warga Dusun Mengkudu Lauk, Desa Landah, Kecamatan Praya Timur, pada Desember 2020 lalu.

Direktur Logis, M Fihiruddin menegaskan, lambannya sikap kepolisian Lombok Tengah ini tidak mencerminkan semangat Polri PRESISI yang saat ini tengah digaungkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Berita Terkait:  Danrem 162/WB Adakan Dialog dengan Jamaah Tabligh Kluster Goa

“Kami meminta bapak kapolda mencopot kapolres dan kasatreskrim karena dianggap lamban menangani laporan pengaduan masyarakat, sehingga mengakibatkan jatuhnya korban,” kata Fihir pada Rabu (14/4) di Kota Mataram.

Menurutnya, sejak awal kasus dilaporkan, Logis sudah mengingatkan dan memberikan analisa terkait permasalahan ini yang bisa mengakibatkan terjadinya konflik di bawah.

“Namun sampai tadi malam belum ada tindakan yang konkrit yang dilakukan oleh Kapolres Loteng ini. Kalau memang tidak bisa ya mundur saja jadi Kapolres atau Kasat Reskrim,” tuturnya.

Berita Terkait:  Polres Sumbawa Salurkan Air Bersih di Desa Serading

Fihir menekankan, seharusnya aparat kepolisian bersikap responsif dalam menangani semua aduan masyarakat. Hal ini dilakukan demi penegakan hukum dan memenuhi rasa keamanan dan keadilan masyarakat.

“Apalagi saat ini sudah jelas perintah Kapolri bahwa Polri harus Presisi, salah satunya responsif dan cepat tanggap,” demikian Fihiruddin. (red)