Beranda SOSMAS KOMPAK Fasilitasi Monev Krabat di Lima Kecamatan

KOMPAK Fasilitasi Monev Krabat di Lima Kecamatan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan “KOMPAK” fasilitasi Pemkab Sumbawa untuk melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program prioritas yaitu Kredit Sahabat (Krabat) di lima kecamatan, yaitu Moyo Hilir, Moyo Hulu, Empang, Lape dan Utan. Dipilihnya lima kecamatan tersebut sebagai representasi dari keterwakilan wilayah di daerah ini baik wilayah timur, barat, utara dan selatan yang telah menjadi sasaran Kredit Sahabat sejak tahun 2017 lalu.

Koordinator Kompak wilayah Kabupaten Sumbawa, M. Ikraman, S.Pt,  menjelaskan bahwa Kompak merupakan Kemitraan Pemerintah Australia dan Indonesia yang mendukung pemerintah Indonesia untuk mengurangi kemiskinan melalui peningkatan pelayanan dasar dan menciptakan kesempatan ekonomi yang lebih besar. Oleh karena itu sejak Kompak bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Kompak yaitu melakukan pendampingan terhadap Kredit Sahabat (Krabat) dengan melakukan kegiatan peningkatan kapasitas pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai pengelolah Krabat, melakukan pelatihan kepada Tim Teknis Manajemen dan Tim Pengawas Eksternal (TPE) serta saat ini melakukan monev sejak 19 sampai 24 Juni 2019.

Berita Terkait:  Yonzipur 2/SG Tiba di NTB, Danrem 162/WB : Jangan Rusak Citra TNI!

“Untuk itu lima kecamatan yang dipilih ini untuk memastikan apakah program prioritas Pemkab Sumbawa sudah on the trek apa tidak di lapangan, meski diakuinya data BPS menunjukkan bahwa terjadi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa sebanyak 1,3 persen.,” ujarnya, pada kegiatan Monev di Kecamatan Empang, Kamis (20/6).

Lebih lanjut diungkapkannya, kegiatan monev ini dimaksudkan untuk mendiskusikan bagaimana implementasi Kredit Sahabat, apa saja kelemahan-kelamahan selama ini kemudian mencari solusi atas kendala-kendala tersebut serta yang menjadi kelebihan selama ini hendaknya diperkuat. Maka dari itu peserta dari kegiatan monev tegasnya berasal dari Camat, Kasi Ekbang, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta manager Bumdes.

Berita Terkait:  Meski Angka Kesembuhan Melonjak, Warga NTB Harus Tetap Disiplin

Sementara Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Sumbawa, Ir. Irene Silviani, MM, mengatakan program Kredit Sahabat (Krabat) merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Husni-Mo yang bertujuan untuk mewujudkan Desa Bebas Rentenir dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Sasaran penerima Krabat adalah petani miskin untuk mengelolah kegiatan usaha taninya. Sejak tahun 2017 Krabat Pemkab Sumbawa telah menggulirkan dana senilai 25 M yang meliputi 126 desa. Sehingga melalui kegiatan monev yang difasilitasi oleh Kompak kami ingin mengetahui dampak program Kredit Sahabat, apakah sudah tepat sasaran serta apakah perlu dilakukan revisi terhadap regulasinya.

Berita Terkait:  Polres Sumbawa Beri Bantuan Kursi Roda untuk ABK

“Kedepan kami akan membangun sistem informasi terhadap pengelolaan Krabat. Oleh karena itu sebelum diaplikasikan sistem tersebut maka perlu dilakukan perbaikan terhadap tim pengelolah Krabat di lapangan seperti Badan Usaha Milik Desa. Sehingga apabila proses penyaluran Krabat tidak berjalan maka informasi tidak terisi,” jelasnya. (NM3)