Beranda SOSMAS Galakkan Gemarikan, Sumbawa Targetkan Bebas Stunting

Galakkan Gemarikan, Sumbawa Targetkan Bebas Stunting

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI bersama anggota Komisi IV DPR RI Dapil Pulau Sumbawa, H. Johan Rosihan, S.T. menggelar Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), pada Rabu (5/8) pagi di rumah aspirasi H. Johan Rosihan, S.T.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Aparatur Dan Kemasyarakatan Drs. Zainal Abidin.

Dalam sambutan tertulis Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan RI yang disampaikan Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Ir. Sri Wijayaningsih M.Si menyampaikan upaya menggalakkan Gemarikan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap kandungan gizi dan manfaat mongkonsumsi ikan. Termasuk untuk meningkatkan pemenuhan gizi terhadap warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Berita Terkait:  Pemprov Apresiasi Dukungan Petra NTB

Disebutkannya, peningkatan Angka Konsumsi Ikan (AKI) Nasional pada 2019 lalu, sebesar 54,64 kilogram per kapita dan diperkirakan akan meningkat menjadi 62,05 kilogram per kapita dalam 5 tahun kedepan. Namun berdasarkan data yang ada, angka konsumsi ikan di berbagai daerah di Indonesia bervariasi. Di Sumbawa, angka konsumsi ikan masyarakatnya sebesar 47,37 kilogram per kapita. Meskipun angka tersebut lebih tinggi dari pencapaian angka konsumsi ikan Provinsi NTB yaitu 40,61 kilogram per kapita, namun masih dibawah angka konsumsi ikan secara nasional.

Berita Terkait:  COVID-19 Dinilai Menyadarkan Masyarakat

Sementara dalam sambutan Bupati Sumbawa, yang dibacakan Staf Ahli Bidang Sumber Daya Aparatur Dan Kemasyarakatan Drs. Zainal Abidin mengatakan, kampanye mengkonsumsi ikan dan pemberian bantuan olahan ikan yang dilakukan hari ini tidak hanya mendukung penanganan dampak Covid-19 di Kabupaten Sumbaw. Tetapi juga mampu menangani masalah lain yang masih terjadi di Kabupaten Sumbawa, yakni stunting.

“Kabupaten Sumbawa dengan kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan yang cukup besar dan beragam untuk kebutuhan protein harusnya dapat terbebas dari stunting. Karena itu, Pemda Sumbawa serta organisasi kemasyarakatan lainnya berharap dapat melaksanakan kegiatan serupa. Sehingga secara bertahap Kabupaten Sumbawa akan terbebas dari stunting,” jelasnya. (red) 

Berita Terkait:  NU NTB Ajak Warga Patuhi Imbauan Ulama dan Pemerintah