Beranda SOSMAS Empat Bacakades Minta Pilkades Penyaring Ditunda

Empat Bacakades Minta Pilkades Penyaring Ditunda

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Empat Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Penyaring meminta panitia dan Dinas PMD Kabupaten Sumbawa untuk menunda pemilihan Kepala Desa Penyaring yang akan dilaksanakan 4 maret 2020 mendatang.

Hal ini dikarenankan adanya dugaan ketidak netralan panitia dan pengawas Pilkades di desa setempat. Keempat Bacakades dimaksud yaitu Hermansyah, Agus Salim, Irwandi dan Masharuddin yang melakukan pertemuan pada, Rabu (13/2) malam.

“Kami melihat selama ini bahwa panitia dan pengawas diduga tidak netral. Selain itu juga adanya ketidakjelian panitia dan pengawas dalam melakukan pemeriksaan berkas terhadap tiga bakal cakades lainnya yakni Abdul Wahab, Syahruddin dan Basri,” ujar Hermansyah, salah satu Bacakades Penyaring.

Lanjut Herman sapaan akrabnya, selain itu juga ketiga bakal calon tersebut hingga saat ini belum mengajukan pengunduran dirinya di instansi terkait.

“Basri, Syahruddin dan Abdul Wahab hingga saat ini belum mengundurkan diri. Padahal aturan meminta mereka untuk mengundurkan diri,” tambahnya.

Berita Terkait:  Hadiri Halaqoh Kebangsaan, BEM IAIQH Beri Penghargaan untuk Guru To'i

Herman berharap agar panitia dan DPMPD bisa mengecek persyaratan ketiga calon yang dimaksud. Karena jika lolos maka akan mencederai proses demokrasi.

“Selain itu juga kami minta agar ketiga bakal calon tersebut untuk didiskualifikasi. Karena ada beberapa persyaratan yang belum sipenuhi,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Agus Salim jika panitian dan pengawas Pilkades sebaiknya pilkades diundur saja. Karena kami takut akan terjadi hal- hal yang tidak diinginkan.

“Sebaiknya pilkades ditunda saja. Karena panitian dan pengawas tidak netral. Bahkan kami pantau ada panitia mendatangi bakal calon tertentu saja dan tentu tidak benar,” ujar Agus.

Agus menerangkan sebenarnya aturan sudah jelas jika ingin mencalonkan jadi kades maka ASN harus meminta ijin kepada Bupati begitu juga pegawai honorer harus minta ijin kepada pimpinannya.

Tapi yang terjadi ketiga calon tersebut sejauh ini belum pernah pernah memberikan surat ijin kepanitia pilkades. Dan kami juga sudah cek.

Berita Terkait:  Penyerahan Bantuan 1000 Al-Qur’an

“Kami sudah cek di dinas. Dan juga kami sudah tanya panitia. Dan mereka tidak melengkapi surat pengunduran diri atau ijin dari pimpinan mereka. Dan sebaiknya pilkades desa penyaring ditunda,” ungkapnya.

Sementara menurut Masharuddin Pilkades sebaiknya ditunda saja. “Jujur saya baru tau kalau seperti ini. Dan pantasan panitia setiap saya tanya tentang ketiga bakal cakades tersebut panitia hanya berkelit nanti saya kasih tau,” ujar Mashar.

Sambung Mashar, dalam Pilkades Penyaring haruslah memberikan pemahaman kepada masyarakat. Masyarakat harus tau agar proses demokrasi tidak tercederai.

“Biarkan masyarakat tahu. Dan ini harus kita buka ke publik bahwa pilkades penyaring sedang ada masalah,” tandas Mashar.

Hal yang sama juga menurut Irwandi ini sebenarnya tidak terjadi. “Namun kenapa ada masalah ini ada tiga bakal calon kades baru melengkapi berkasnya dan dua lagi belum mengundurkan diri,” tanya Irwandi.

Irwandi sebenarnya tidak menginginkan jika Pilkades Penyaring tertunda sebab yang rugi adalah masyarakat dan kita semua. Namun jika seperti ini mau bilang apa lagi.

Berita Terkait:  Peduli Sesama dan Lawan COVID-19, IISBUD SAREA Berbagi Masker

“Biarlah nanti masyarakat menilai kami kurang baik dalam hal ini tapi itu sudah kami terima. Tapi untuk memberikan informasi dan kebenaran sebenar inilah kami berempat,” katanya.

“Jika sudah begini kejadiannya kami mau bilang apa. Dan biarkan masyarakat menilai. Dan juga seharusnya panitia jeli melihat seluruh berkas bakal calon kades penyaring,” tambahnya.

Seperti diketahui bahwa Forum Peduli Masyarakat Desa Penyaring (FPMDP) yang diketuai Irwansyah menemukan sejumlah persoalan dalam proses pilkades Penyaring.

Dimana FPMDP menemukan jika ada bakal calon masih memperbaiki berkas pencalonannya meskipun waktu sudah habis.

Padahal waktu sudah habis yakni 4 s/d 16 Desember. Selain itu juga ada dua balon cakades belum mengundurkan diri dari pekerjaannya selaku Penyuluh di dinas pertanian dan stab ahli di Fraksi Nasdem. (red)