Beranda SOSMAS Cara Unik Johan Rosihan Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan 

Cara Unik Johan Rosihan Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan 

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Banyak cara asik, unik dan menyenangkan dalam membumikan nilai-nilai kebangsaan. Salah satunya, seperti cara yang dilakukan oleh H Johan Rosihan selaku Anggota Badan Pengkajian MPR RI.

Inilah cara unik H Johan Rosihan mensosialisasikan empat pilar kebangsaan di Sumbawa, NTB dengan menggandeng kesenian sakeco.

Wakil Rakyat di Senayan jebolan Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kelurahan Panto Daeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, NTB, Sabtu (08/02/20) kemarin.

Masyarakat di Sumbawa nampak antusias mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar oleh Anggota Badan Pengkajian MPR RI, H Johan Rosihan, Sabtu (8/2/20) kemarin.

Sosialisasi yang dilaksanakan itu nampak santai dan menyenangkan. Pasalnya, pada giat tersebut Johan Rosihan menggunakan salah satu seni tutur yang sangat populer dan mengakar di Sumbawa.

Yaitu dengan menggunakan ‘Kesenian Sakeco’ untuk mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, sehingga tak heran masyarakatpun mudah memahaminya.

Mantan Anggota DPRD NTB tiga periode itu mengaku sengaja menggunakan metode unik tersebut. Selain memudahkan pemahaman masyarakat dalam menyerap materi 4 pilar kebangsaan yang disampaikannya, juga dimaksudkan mengangkat Kesenian Sumbawa pada acara kenegaraan seperti ini.

Berita Terkait:  Turut Jadi Korban, Aden dan Fauzan Rugi Ratusan Juta

“Jadi memang hal ini sengaja dilakukan untuk mengangkat kan kesenian Sumbawa dalam acara-acara kenegaraan seperti (4 Pilar) ini. Selain itu, agar masyarakat lebih mudah menerima dan menjiwai materi 4 pilar MPR ini sebagai dasar dan sendi kehidupan bermasyarakat,” kata Johan Rosihan.

“Kami akan terus mencari cara-cara yang asyik, menarik dan disukai rakyat tanpa mengurangi substansi untuk terus memasyarakatkan materi 4 pilar MPR ini. Dengan demikian, kami sebagai anggota MPR sangat berharap dengan kegiatan ini, MPR sebagai rumah kebangsaan semakin dirasakan eksistensi dan perannya ditengah tengah masyarakat luas,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Warga NTB Keluhkan Pembangunan RTG, PPDB dan Jalan Rusak!

Masyarakat nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Bahkan pada sesi dialog, mereka menginginkan agar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dapat terus digalakkan.

“(Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan) Ini harus terus dilaksanakan, agar konflik-konflik yang sering kita lihat dan dengar diberbagai tempat dapat dengan mudah kita atasi yaitu dengan kembalinya semangat persatuan Indonesia,” ungkap Jafar selaku Ketua RT 02 Dusun Panto Daeng mewakili masyarakat lainnya yang hadir dikesempatan itu.

Tak hanya itu, adapun ungkapan yang begitu nampak bersemangat datang dari kalangan akademisi. Diwakili oleh Supriyadi dari Kampus IISBUD Samawa Rea meminta ada sesi khusus tentang ini bersama masyarakat kampus.

Berita Terkait:  Tekan Angka Stunting, Masyarakat Diminta Rutin Konsumsi Ikan

Mendengar adanya permintaan itu, Johan Rosihan pun nampak merespon dengan baik. Bahkan Johan berjanji dalam waktu dekat, pihaknya akan melaksanakan salah satu kegiatan MPR di kampus tersebut.

“Jadi kegiatan MPR bukan hanya dalam bentuk sosialisasi 4 pilar, tapi kami sebagai MPR juga banyak program lain dalam bentuk FGD (Focus Group Discussion), penyerapan aspirasi masyarakat pertemua tokoh dan lainnya khusus untuk tema-tema kebangsaan,” ungkapnya.

“Insya Allah, Jum’at depan tepatnya tanggal 14 Februari 2020 kita akan melakukan salah satu kegiatan MPR untuk kita laksanakan di kampus tersebut, yaitu dengan fokus serap aspirasi masyarakat,” demikian Johan Rosihan menambahkan. (red)