Beranda SOSMAS Banyak Desa Berpeluang Laksanakan Seleksi Tambahan di Pilkades 2020

Banyak Desa Berpeluang Laksanakan Seleksi Tambahan di Pilkades 2020

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Kabupaten Sumbawa rencananya akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada Maret 2020 mendatang.

Meskipun belum memasuki tahapan pendaftaran, namun banyak desa berpeluang melakukan seleksi tambahan terhadap bakal calon kades. Karena di sejumlah kecamatan, animo masyarakat yang ingin mencalonkan diri sangat tinggi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbawa melalui Kasi Tata Pemerintahan Desa, Anhuyas mengakui akan banyaknya yang dilakukan seleksi tambahan terhadap bakal calon kades.

Mengingat di sejumlah kecamatan banyak desa yang animo masyarakatnya tinggi untuk ikut mencalonkan diri.

Hal ini berdasarkan hasil monitoring dan informasi yang diperoleh dari pemerintah desa. Diantaranya di wilayah Kecamatan Utan, Plampang dan Labuhan Badas.

Berita Terkait:  KH Maruf Amin Berkunjung ke Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani

“Tinggi animonya, lebih dari lima orang (bakal calon). Banyak sekarang, seperti di Labuhan Badas itu ada satu desa yang 8 orang.  Di Utan ada sampai 7 orang. Rata-rata di desa animonya yang saya dengar atau hasil monitoring langsung di beberapa desa tinggi. Kemungkinan besar lumayan lah. Akan banyak melaksanakan seleksi tambahan,” ujarnya, Jum’at (20/9).

Disampaikannya, pihaknya juga mengusulkan penambahan anggaran untuk pelaksanaan seleksi tambahan untuk tahun 2020 mendatang.

Drafnya sudah dibahas dengan Bappeda seminggu yang lalu. Diharapkan usulan tersebut dapat disetujui di TAPD ataupun DPRD.

Untuk seleksi tambahan ini, pihaknya akan menunjuk salah satu instansi independent atau universitas.

Berita Terkait:  Cegah COVID-19, Dandim Lobar : Tanggungjawab Ini Harus Dipikul Bersama

“Jadi batas maksimal untuk keikutsertaan dalam Pilkades itu maksimal 5 orang dan minimal  2 orang. Kalau diatas lima orang kita akan lakukan seleksi tambahan. Dari seleksi tambahan ini akan ada yang teriliminasi. Yang melaksanakan, kami DPMD selaku leading sektor akan menunjuk salah satu instansi independen atau universitas untuk seleksi tambahan,” terangnya.

Ia memaparkan, tahapan awal Pilkades serentak ini akan dimulai pada Oktober mendatang dengan dibentuknya panitia pemilihan dan panitia pengawas.

Setelah itu, panitia mengajukan biaya sekaligus dilaksanakannya sosialisasi terhadap 119 desa di 23 kecamatan yang akan melaksanakan Pilkades. Selanjutnya akan dilakukan pemutakhiran data hingga 3 Desember.

Berita Terkait:  Mohamad Ansori Sumbangkan Gajinya untuk Pemberdayaan Masyarakat

Kemudian pendaftaran calon dibuka selama 9 hari mulai 4 sampai 16 Desember.  Ketika calon yang didaftar kurang dari satu, maka panitia akan melakukan perpanjangan waktu pendataran selama 20 hari dari 17 Desember hingga 15 Januari 2020.

Setelah itu dilakukan penyaringan terkait dokumen calon yang telah didaftarkan selama 20 hari mulai tanggal 16 Januari sampai 12 Februari. Barulah pengumuman hasil penelitian kelengkapan administrasi bakal calon kepala desa.

Jika nantinya terdapat calon kepala desa dari desa tersebut lebih dari lima orang, maka akan dilaksanakan seleksi tambahan untuk menjaring lima bakal calon kepala desa terbaik. (oby)