Beranda SOSMAS Bang Zul Serap Aspirasi Warga Kilo

Bang Zul Serap Aspirasi Warga Kilo

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, DOMPU — Sabtu (11/01/20) kemarin, Gubernur Nusa Tenggara Barat berkunjung ke Pulau Sumbawa, yaitu tepatnya di Kabupaten Dompu dan Bima. Kedatangannya tak lain guna bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di Pulau Sumbawa.

Khusus di Kabupaten Dompu, usai melakukan pencanangan Desa Wisata Bahari Malaju, Gubernur bertemu dan berdialog dengan warga Desa Kiwo, Kecamatan Kilo.

Kedatangan gubernur disambut hangat oleh warga masyarakat setempat. Dalam dialog tersebut, beberapa hal mencuat yang diutarakan oleh warga, termasuk persoalan jagung dan masih banyak lagi lainnya.

Adapun aspirasi yang paling mengemuka dikesempatan itu, yakni soal perbaikan infrastruktur jalan dan telekomunikasi, pengadaan bank sampah, serta pengadaan buku untuk menumbuhkan minat baca di masyarakat Desa Kiwu.

Berita Terkait:  LLH Sumbawa Gelar Aksi Damai, Ini Empat Point Fokus Tuntutannya…

Menanggapi hal itu, Asisten Gubernur NTB Bidang Ekonomi Pembangunan, H Ridwan Syah menjelaskan langkah-langkah yang akan ditempuh Pemprov NTB.

“Untuk jalan, Insya Allah tahun ini pulau Sumbawa akan mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar dari Pulau Lombok. Tentu saja Dompu juga akan dapat bagian,” tuturnya.

“Tentang bank sampah, kalau memang pengelolaan sampah menjadi prioritas desa, untuk pengadaan mobil sampah,” imbuh Ridwan Syah.

Sedangkan untuk telekomunikasi, Ridwan Syah menjelaskan akan melakukan komunikasi dengan perusahaan provider seperti XL dan Telkomsel.

Berita Terkait:  Marak Hoax, Bupati Najmul : Saring Sebelum Sharing

“Target pemprov adalah zero blank spot. Jadi tidak ada area yang tidak tercover koneksi internet. Kalau sudah ada koneksi internet, Insya Allah kebutuhan seperti buku akan segera terpenuhi. Jadi minat baca masyarakat juga lambat laun akan terbangun,” demikian.

Sebelumnya dikesempatan yang sama, tak lupa Gubernur NTB mengingat warga masyarakat agar tetap melaksanakan sholat berjamaah. Sholat kata dia adalah hal yang terpenting untuk dilaksanakan.

Untuk itu Bang Zul akrabnya Gubernur disapa, berpesan jangan lupakan sholat meski sesibuk apapun.

Berita Terkait:  Bupati Najmul Hadiri Musda AMAN Paer Daya

“Dulu di zaman Rasulullah SAW, ada seorang sahabat yang minta dido’akan untuk menjadi kaya. Setelah menjadi kaya, sahabat yang biasanya rajin datang ke masjid untuk salat berjamaah menjadi jarang salat ke masjid karena sibuk mengurus hartanya,” ungkapnya.

Moral of The Stories kata Gubernur, siapapun boleh sibuk dengan urusan pertanian, boleh mengisi waktu dengan mengurusi ladang-ladang jagung, namun jangan sampai melupakan hal-hal yang penting seperti salat. “Karena harta di dunia tidak lebih penting ketimbang bekal akhirat,” pungkasnya. (red)