Beranda POLITIK Soal Kecelakaan Tambang Hingga Menyebabkan Meninggalnya Satu Karyawan, Fraksi PAN DPRD KSB...

Soal Kecelakaan Tambang Hingga Menyebabkan Meninggalnya Satu Karyawan, Fraksi PAN DPRD KSB : Perusahaan Harus Bertanggungjawab!

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA BARAT – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumbawa Barat (KSB), Muhammad Hatta menyoroti kecelakaan kerja di areal tambang PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) beberapa waktu lalu.

Betapa tidak, dalam kejadian cukup na’as itu satu orang karyawan PT Mac Mahon Indonesia yang merupakan aliansi PT AMNT meninggal dunia.

Insiden itu kata Muhammad Hatta, cukup menjadi perhatian serius yang perlu disikapi. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil olah TKP serta proses hokum yang sedang dilakukan oleh Polres KSB.

Anggota Komisi I DPRD KSB itu juga meminta kepada pihak kepolisian (Polres KSB) dapat membuka atau memberitahukan kepada pihak Dewan di KSB serta public secara terbuka dan transparan sejauh mana hasil penyelidikan terkait kasus tersebut.

Berita Terkait:  Banyak Lampu Mati, JR Sorot PJU Kawasan By Pass – BIL

Dibandingkan soal keselamatan kerja olehnya, semasa pengelolaan oleh PT NNT jauh lebih baik. Bahkan kata Hatta, kejadian seperti itu tidak pernah terjadi.

Hal yang wajar dipertanyakan, lantas hal itu bisa terjadi setelah berpindahnya manajamen dengan PT AMNT hingga mengakibatkan nyawa seorang karyawan melayang dilokasi kerja.

“Pihak perusahaan harus bertanggungjawab penuh atas kejadian ini, apakah ini murni kelalaian perusahaan atau kesalahan korban itu sendiri,” kata Hatta dengan nada meninggi, Jum’at (29/3) via telepon.

Diungkapkannya, bahwa Komisi I DPRD KSB telah menyampaikan seusai rapat paripurna agar dapat meluangkan waktu untuk memanggil pihak perusahaan supaya dapat dimintai keterangan atau klarifikasi bagaimana proses dan kejadian kenapa hal ini bisa terjadi sampai pekerja menjadi korban.

Berita Terkait:  Pemprov NTB Diminta Bangun dari Mimpi

Politisi asal PAN yang dikenal cukup vocal itu juga mendesak Disnaker Sumbawa Barat dan Provinsi hingga Kementerian untuk turun langsung kelapangan melihat kondisi dilapangan saat ini pasca kejadian kecelakaan kerja dan pergantian manajement.

Dalam persoalan ini, ia berharap kepada pihak perusahan agar lebih mengedepankan safety (kemananan/keselamatan) bagi para karyawan khususnya bagi yang bertugas dibidang-bidang rentan terjadinya kecelakaan.

Bahkan terkait hal ini bila perlu dilakukan pengujian kembali aturan keselamatan kerja sejauh mana safety yang sudah diterapkan pihak AMNT agar tidak terjadi kembali hal serupa dikemudian harinya pada aeral pertambangan.

Berangkat dari semua itu, Hatta beserta keluarga besar DPRD KSB mengucapkan dukacita yang mendalam atas meninggalnya seorang karyawan itu.

Ia berharap agar insiden tersebut tidak terulang kembali dan cukup menjadi pertama dan terakhir kalinya. AMNT juga diminta untuk memperbaiki system manajemen demi keselamatan para karyawannya.

Berita Terkait:  Yek Agil Nahkodai PKS NTB, Ini Pengurus yang Baru..!?

Sekedar informasi, karyawan yang meninggal dunia akibat insiden tersebut bernama Agustiman (49) beralamatkan Jln Taman Sejahtera XII, No. 3 RT03/RW20 Kelurahan Pejeruk, Ampenan, Kota Mataram.

Diketahui Almarhum adalah salah seorang karyawan di perusahaan Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kecelakaan kerja tambang terjadi di wilayah Proyek Batu Hijau, AMNT pada Ahad (24/3) lalu sekitar pukul 09.58 Wita.

Dalam kecelakaan yang terjadi di Area MWM Laydon itu, telah menyebabkan nyawa seseorang melayang.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut dalam penyelidikan Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sumbawa Barat. (NM1)