Beranda POLITIK Sepuluh Figur Ambil Formulir di Nasdem Sumbawa, H Asaat Abdullah : Politik...

Sepuluh Figur Ambil Formulir di Nasdem Sumbawa, H Asaat Abdullah : Politik Tanpa Mahar!

BERBAGI
Anggota DPRD NTB sekaligus Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Sumbawa : H Asaat Abdullah.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Sejumlah figure bakal calon bupati – wakil bupati, telah mengambil formulir pendaftaran di proses penjaringan yang dibuka oleh DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Sumbawa.

Kepada media ini, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Sumbawa, H Asaat Abdullah, ST mengungkapkan bahwa pejaringan telah dibuka sejak tanggal 23 September lalu dan akan ditutup pada 23 Oktober 2019 mendatang.

“Kami mengundang figur – figur terbaik Kabupaten Sumbawa untuk mendaftar. Nasdem mengusung semangat politik tanpa mahar, termasuk bagi calon yang akan diusung di Pilkada,” ujarnya, Senin (7/10) di Mataram.

Berita Terkait:  Fraksi PDI-P Beri Penekanan Soal Ini

Hingga saat ini kata pria yang kerap disapa Haji Sa’at ini mengungkap, sudah ada sepuluh (10) figur yang mengambil formulir pendaftaran.

Figure tersebut adalah H M Husni Djibril dan H Mahmud Abdullah (Haji Mo’) (bakal calon petahana). Kemudian Ir Mukhlis (Mantan Kadis Pertanian NTB), Syafruddin Djarot (Senior Manager Sosial Responbiliti PT AMNT ), Syukri Rahmat dan Sudirman (Mantan Ketua KPU Sumbawa).

Adapun Andy Tirta (Rektor Universitas Teknologi Sumbawa – UTS), Jamaluddin Afifi (Mantan Anggota DPRD Sumbawa), Thalifuddin (Mantan Kadis Pertanian Sumbawa) dan Lalu Hermansyah.

Berita Terkait:  Nah, NR Undang Rohmi Gabung ke PPP!

“Mereka sudah ambil formulir di Nasdem dan sampai saat ini suda ada sepuluh orang yang mengambil formulir,” tutur H Asaat yang juga merupakan mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Sumbawa ini.

“Kita (Nasdem) tetap memprioritaskan kader, tapi bukan berarti menutup peluang bagi yang lainnya. Intinya mereka punya peluang yang sama,” tambah Anggota DPRD NTB jebolan Dapil V Sumbawa-KSB ini.

Setelah usai melakukan penjaringan lebih lanjut dikatakan H Sa’at, nantinya akan dilakukan survey terhadap sejumlah nama tersebut, kemudian dikerucutkan.

Berita Terkait:  Kehadiran TGB di Golkar, Suhaili Ngaku Gak Khawatir!

“Jadi nanti ada hak DPD mengusulkan tiga nama dan hak DPW dua orang, totalnya ada lima orang. Nah, kalau dari tiga nama yang diusulkan oleh DPD dan masuk seperti yang diusulkan DPW, maka cukup tiga nama saja yang diusulkan ke pusat,” demikian H Asaat Abdullah sembari menegaskan bahwa dalam hal ini pihaknya mengedepankan sikap terbuka. (red)