Beranda HEADLINE PKS NTB Belum Terima Laporan Resmi Pasangan Haji Mo-Novi

PKS NTB Belum Terima Laporan Resmi Pasangan Haji Mo-Novi

BERBAGI
Ketua Dewan Perwakilan Wilayah PKS Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Abdul Hadi.

“PKS Finalkan Dukungan Mataram-KSB, Lima Kabupaten Berproses”

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PKS Sumbawa bersama empat DPC lainnya hingga kini nampaknya belum merampungkan proses finalisasi dukungan cabup/cawabup untuk Pilkada Sumbawa.

Padahal, jauh sebelumnya sudah beredar adanya koalisi PKS dan PDI Perjuangan di Sumbawa yaitu menyatakan mengusung pasangan H Mahumud Abdullah dan Dewy Noviany (Haji Mo dan Novi).

“Iya, betul. Untuk Sumbawa juga belum melaporkan secara resmi terkait dukungan bakal calon bupati/wakil bupati,” ungkap Ketua DPW PKS NTB, H Abdul Hadi, Rabu (29/1) di Mataram.

Berita Terkait:  Pembalakan Liar di NTB Semakin Masif

“Jadi memang tidak hanya Kabupaten Sumbawa. Karena ada empat daerah lainnya seperti Dompu, Bima Lombok Utara dan Lombok Tengah juga sama. Yaitu belum melaporkan secara resmi ke kami (DPW PKS NTB),” imbuhnya.

Menurut Abdul Hadi, bahwa mekanisme pengusungan calon kepala daerah dari partainya tetap mengacu pada proses yang berasal dari bawah, yaitu ditingkat DPC.

Oleh karenanya masih kata dia, apabila belum terselesaikannya prosesnya secara administratif di tingkat DPC, maka DPW tidak akan bisa memproses ke pihak DPP.

Berita Terkait:  Postur Rancangan APBD NTB TA 2019

“Jadi yang lima daerah itu masih berproses di DPC nya, termasuk Sumbawa. Kalau kita di DPW selalu menerima dalam salinan berita acara yang di ajukan secara resmi. Karena biasanya ada 2 pasangan calon yang diajukan,” kata Wakil Ketua DPRD NTB tersebut.

“Sementara ini yang sudah resmi itu ada di DPC PKS Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dam sudah kita ajukan ke DPP,” ucap Abdul Hadi lagi.

Terkait status dua orang figur yang akan maju dari koalisi PKS dan PDIP, yakni Dewi Noviany (Adik Kandung Gubernur NTB) dan TGH Abdul Manan (Ketua MUI Mataram). Menurut dia, keduanya selama ini bukan merupakan kader PKS. Namun merupakan simpatisan partainya.

Berita Terkait:  Gubernur Terharu dengan Sikap Kompak Bupati/Walikota Se-NTB

“Tapi kalau dicalonkan dan direstui oleh DPP, tentunya keduanya akan menjadi kader dan ber KTA PKS. Pokoknya, kita tunggu saja proses yang masih berjalan di internal partai terkait kedua figur ini,” demikian Abdul Hadi. (red)