Beranda POLITIK Pilkada Mataram, PKS Dorong Kader Perempuan

Pilkada Mataram, PKS Dorong Kader Perempuan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Tujuh (7) Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2020 mendatang. Salah satunya yaitu Kota Mataram.

Ketua Komisi III sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD NTB, H Johan Rosihan ST. (Foto : Dok NusraMedia)

Untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sendiri, nampaknya sudah ada beberapa nama kader perempuan didorong maju pada Pilkada Mataram.

Mereka diantaranya, Nuryanti Tadjudin istri dari Suryadi Jaya Purnama sekaligus Ketua Presidium KA KAMMI NTB.

Kemudian, Hj Istiningsih – Caleg terpilih Kota Mataram sebelumnya dua (2) periode di DPRD NTB. Lilik Sri Hartini – Wakil Direktur SDIT Anak Sholeh Mataram juga sekaligus Ketua Yayasan Bina Insan Mandiri Cakra Negara.

Tak hanya itu, adapun Dwi Anggraini Kusumah yang merupakan Caleg DPR RI Dapil NTB 2 Pulau Lombok. Dimana Dwi juga dikenal sebagai pengusaha muda dibidang Real Estate.

Berita Terkait:  Soal Realisasi Bantuan, Made Slamet : Komitmen Presiden Jelas!

“Ada juga Febri Khairunnisa, ia adalah seorang aktivis perempuan dan Direktur Bank Sampah Bintang Sejahtera,” demikian dikatakan Ketua Komisi Kebijakan Publik MPW PKS NTB, H Johan Rosihan di Mataram.

“PKS akan mengusung kader sendiri dan diberi prioritas kader perempuan. Jadi ini beberapa kader perempuan dan keluarga besar PKS yang siap diorbitkan,” imbuhnya lagi.

Sementara mengenai siapa saja kader perempuan yang dianggap mumpuni untuk diusung di Pilkada mendatang, Johan mengaku bahwa hal tersebut masih dibahas dan akan diajukan melalui mekanisme dalam forum pengambilan kebijakan partai.

“Insya Allah dalam waktu dekat akan dimulai tahapannya melalui pemilu internal kader Kota Mataram,” tutur Ketua Fraksi PKS DPRD NTB ini.

Berita Terkait:  Ganggu Estetika, Sejumlah APK Bakal Ditertibkan

Saat disinggung mengenai lantaran PKS tidak mengusung calon laki-laki, pria yang kerap disapa Haji Jo itu mengatakan bahwa masih ada Pilkada di daerah lainnya di NTB yang juga melaksanakan hal serupa.

“Mataram itu kota kecil, cukuplah kaum perempuan hebat yang mengurusnya,” kata Johan Rosihan.

Kota Mataram kata dia, membutuhkan figur pemimpin perempuan untuk menyelesaikan sejumlah permalahan yang masih membelit ibu Kota Provinsi NTB ini, seperti persoalan sampah, tata ruang dan masalah manajemen pemerintahan.

“Masalah-masalah dasar seperti ini akan selesai oleh pemimpin perempuan karena perempuan itu lebih teliti dan telaten,” ucap Caleg DPR-RI terpilih asal Dapil NTB I Pulau Sumbawa tersebut.

Meski demikian, pihaknya terbuka bahkan dalam membangun komunikasi politik dengan figur lain, termasuk dengan politisi Partai Demokrat HMS Kasdiono yang disebut-sebut sudah melakukan pembicaraan dengan PKS untuk maju di Pilkada Kota Mataram.

Berita Terkait:  Pembahasan Tekhnis Komisi Ditiadakan, F-PPP DPRD NTB : Ini Sungguh Kedunguan yang Nyata!

“Kepemimpinan PKS itu kolektif dan PKS tidak mengenal istilah kedekatan dan sejenisnya, semua melalui proses,” jelas Haji Jo.

Karena itu, pria kelahiran asal Sumbawa tersebut menegaskan semua kader yang didorong maju dalam pilkada memiliki peluang sama.

Sebab instruksi Ketua DPW PKS NTB lanjut Johan yang juga merupakan Ketua Komisi III DPRD NTB ini, meminta kepada kader yang ingin maju di Pilkada segera mensosialisasikan diri ke masyarakat.

“Soal bagaimana nanti partai akan melakukan survei popularitas sebagai salah satu sarana dan menjadi pertimbangan dalam memilih calon yang diusung,” demikian H Johan Rosihan. (NM1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here