Beranda POLITIK Pilih Mo-Novi, Mantan Ketua DPC Hanura : “Inilah Hati Nurani Saya”

Pilih Mo-Novi, Mantan Ketua DPC Hanura : “Inilah Hati Nurani Saya”

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa periode 2021-2025, H Mahmud Abdullah-Dewi Noviany nampaknya semakin mantap.

Aura kepemimpinan makin terlihat jelas. Betapa tidak, antusiasme masyarakat Sumbawa dalam menyambut setiap langkah silaturrahim Mo-Novi terbilang luar biasa.

Bahkan, dukungan terhadap mereka tak terelakkan. Bak air yang mengalir deras, terus berdatangan. Kini, dukungan serupa datang mengejutkan dari sosok pria yang tidak asing bagi masyarakat Sumbawa, yaitu Ahmad Junaidi.

Dia merupakan mantan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa. Ahmad Junaidi juga diketahui adalah mantan Ketua DPC Hanura Sumbawa dan kini masih sebagai kader partai besutan Oesman Sapta Odang (OSO) itu.

Ini tentu mengejutkan, karena diketahui bersama, bahwa Partai Hanura jelas-jelas sudah menyatakan arah dukungannya dengan tegas. Yaitu mendukung pasangan Syarafuddin Jarot-Mokhlis (Jarot-Mokhlis).

Dukungan tehadap Mo-Novi, bukan tanpa alasan. Pria yang kerap disapa Jun itu, mengutarakan alasan mendukung pasangan tersebut.

Berita Terkait:  PHBN Empang Tunjuk “JR” Baca Teks Proklamasi

“Sangat sederhana. Pertama, dari jauh hari saat penjaringan, saya sudah menyatakan Novi. Nah, kenapa? Karena mendukung seseorang harus jelas, dan bukan kenal satu dua hari. Harus kita kenal siapa orangnya, tau persis visi misinya, kemampuan/integritas, harus lengkap,” ujarnya, Senin (14/9).

Beberapa hal yang disebutkannya itu, menurut dia sangat penting. Karena, berbicara menyangkut kepemimpinan, tidak lagi berbicara memimpin satu wilayah kecamatan maupun desa. Akan tetapi, kata Jun, memimpin secara kolektif, yaitu berbicara Kabupaten Sumbawa.

“Pembangunan harus berlanjut, karena ditangan perempuan segala-galanya. Tidak perlu saya uraikan, dan saya tertarik. Itu alasan saya, dan pasangan ini sangat berimbang dari sisi keterwakilan (laki-laki dan perempuan). Bukan karena Ibu Novi dari wilayah saya, darah dari Kecamatan itu, tidak. Kolektif untuk Kabupaten Sumbawa,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Dewan Dorong Bentuk Pansus Kinerja BPJP dan BPSDA Lombok-Sumbawa

Oleh karenanya, sosok Novi yang mendampingi Haji Mo untuk memimpin Kabupaten Sumbawa dinilai sangat pantas dan layak. “Sangat, sangat, sangat pantas, bahkan lebih diatas lagi sangat pantas memimpin Sumbawa,” tuturnya. “Insya Allah, mereka orangya amanah,” imbuh Ahmad Junaidi.

Kembali ditegaskannya, bahwa menjatuhkan dukungan terhadap seseorang, secara pribadi dia menyatakan memiliki cara tersendiri. Yaitu harus jelas.

“Makanya saya katakan diawal tadi, saya mendukung bukan saya kenal satu dua hari, sudah saya pertimbangkan dan saya pikir matang-matang. Bahwa inilah, sosok yang pas. Jadi sebenarnya rugi kalau orang tidak mendukung Mo-Novi,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan sosok Haji Mo. Dia mengaku semasa menjabat sebagai anggota DPRD Sumbawa dulunya, sangat mengenal Haji Mo. Dia menyatakan, bahwa Haji Mo adalah sosok yang santun dan baik. “Saya tahu persis, beliau orang baik,” ucap Jun.

Berita Terkait:  Pilkada Mataram, Politisi PKS Ini Siap Mundur dari DPRD NTB

Ia juga mengutarakan soal kebijakan DPP Partai (Hanura), bahwa itu mutlak keputusan partai. “Sekarang kita ketahui bersama Hanura tidak bersama Mo-Novi, karena kebijakan dari pusat (DPP). Istilahnya buah si malakama kalau kita abaikan Mo-Novi tiba-tiba kita lari ke lain pilihan seperti yang disetujui pusat maka kita kehilangan muka. Konsistensinya. Terlepas apakah orang akan mengatakan saya orang Hanura individual atau apalah. Tapi inilah Hati Nurani saya. Sayang sekali Partai Hanura ini. Namanya Hati Nurani, ya saya kesini dong (Mo-Novi),” kata Jun.

Terakhir, Jun juga menyampaikan harapannya terhadap pasangan Mo-Novi. “Saya berharap bangun Sumbawa secara komplek dari hulu sampai hilir. Harapan rakyat jangan disia-siakan dan saya yakin Mo-Novi mampu,” demikian Ahmad Junaidi. (red)