Beranda POLITIK Pertengahan Maret, KPU NTB Bakal Lakukan Perekapan

Pertengahan Maret, KPU NTB Bakal Lakukan Perekapan

BERBAGI
Keterangan Foto dari Kiri : Sekretaris KPU NTB, Mars Ansori Wijaya, Ketua Divisi Sosialisasi, Agus Hilman, Anggota Bawaslu NTB, Suhardi dan Ketua KPU NTB, Suhardi Soud. (Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Terkait Pemilu 2019 ini, Ketua KPU NTB, Suhardi Soud, mengungkapkan akan melakukan perekapan kembali Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sekitar pertengahan Maret mendatang.

“Insya Allah, sekitar tanggal 16-17 Maret kita akan melakukan rekap untuk DPTb pindah memilih,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (9/3) di Mataram.

Terlebih kata dia, Universitas Mataram (UNRAM) sendiri ada sekitar 10 ribu mahasiswa Non NTB sedang mengurus ATb atau A5.

Yakni form pindah memilih yang berasal dari Papua atau Luar NTB yang nanti akan memilih di NTB.

Berita Terkait:  Nasdem Prediksi Raih Enam Kursi di DPRD Bima

“Ada sekitar 10 ribuan mahasiswa Unram dari luar NTB yang sedang mengurus A5,” kata mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram ini.

Begitupun, pemilih yang berasal dari luar pulau Lombok dalam lingkup NTB (Pulau Sumbawa) yang ingin memilih di Lombok.

Mereka kata pria yang akrab disapa Hardi ini, juga bisa mengurus Atb atau A5. Namun, mereka hanya bisa memilih terbatas.

“Terbatas, mereka hanya bisa memilih DPD dan Pilpres saja, sementara untuk Caleg DPR-RI atau Kabupaten/Kota sudah tidak bisa,” ujarnya.

Berita Terkait:  Giliran PKB Serahkan SK DPP ke Mo-Novi

“DPR-RI, NTB kan sekarang sudah dibagi menjadi dua Dapil ada NTB 1 Pulau Sumbawa dan NTB II untuk Pulau Lombok,” terangnya lagi.

Berdasarkan hasil rapat pleno terkahir yang di lakukan oleh pihak KPU lebih jauh dikatakannya, bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) di NTB bertambah, menjadi sekitar 3,68 juta.

Sebelumnya kata dia, angka yang diplenokan pada Desember 2018 lalu yakni sebesar 3,67 juta pemilih. Setelah dilakukan perekapan belum lama ini, jumlah DPT berubah 3,68 juta.

Berita Terkait:  Lagi, Satu WNA Jepang Masuk DPT Dicoret!

“Ada penambahan, Desember 2018 lalu kan ada 3,67 juta, tapi pleno terakhir kemarin hasil perekapan DPTb kita (NTB) menjadi 3,68 juta,” kata Suhardi Soud.

Angka tersebut 3,68 itu lanjutnya, belum menjadi angka mutlak terkait DPT di NTB, melainkan bersifat sementara.

Karena angka tersebut bisa berubah (bertambah maupun berkurang). Mengingat ada warga yang meninggal dunia maupun adanya pemilih baru.

Contohnya, ada yang pindah memilih dari luar NTB yaitu pindah domisili, pindah sekolah maupun pindah kerja. (NM1)