Beranda POLITIK Penetapan Raihan Kursi dan Caleg Terpilih DPRD Sumbawa Ditunda

Penetapan Raihan Kursi dan Caleg Terpilih DPRD Sumbawa Ditunda

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Penetapan jumlah kursi dan calon anggota legislatif terpilih DPRD Kabupaten Sumbawa ditunda. Ini menyusul karena belum turunnya surat dari KPU RI yang menjadi dasar penyelenggaraan rapat pleno penetapan.

Awalnya, KPU Sumbawa sudah mengagendakan rapat pleno terbuka terkait penetapan tersebut di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (4/7). Namun pada pertemuan yang dihadiri oleh komisioner Bawaslu Sumbawa, perwakilan Parpol, Caleg terpilih dan pihak terkait lainnya ini mendadak diinformasikan diskors.

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Muhammad Wildan, M.Pd menjelaskan, secara regulasi pelaksanaan penetapan kursi dan Caleg terpilih DPRD pada pemilu 2019 dilakukan paling lambat tiga hari setelah pencatatan Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK). Kemudian berdasarkan laman resmi Mahkamah Konstitusi (MK) juga menyebutkan bahwa Kabupaten Sumbawa tidak ada dalam tuntutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Berita Terkait:  Lima Pilar Wujudkan NTB Gemilang

Maka atas dasar tersebut, lanjut Wildan, pihaknya mengagendakan rapat pleno pimpinan untuk melakukan pentetapan pada, Kamis (4/7).

“Jadi terkait dengan penundaan, kami ada terima surat dari KPU RI tadi malam, karena memang secara regulasi bahwa pelaksanaan penetapan kursi dan penetapan hasil setelah tanggal 1 juli. Tanggal 1 juli itu terkahir MK mengeluarkan Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK),” terangnya.

Wildan mengatakan, hingga saat ini MK belum menyampaikan hasil rekapitulasi PHPU kepada KPU RI. Jika surat itu telah diterima oleh KPU RI, barulah akan disampaikan kepada KPU Kabupaten/Kota agar segera melakukan penetapan.

Berita Terkait:  Doktor Zul Sebut Polandia adalah Wanita Cantik yang Angkuh!

“Apabila sudah diterima surat tersebut, barulah KPU RI menyampaikan kepada kami KPU Kabupaten/Kota untuk segera melaksanakan penetapan, itu kami dikasih waktu tenggang 5 hari melalui surat edaran itu,” ujarnya.

“Dalam hal ini kami tetap melaksanakan rapat Pleno, tetapi melakukan skors sampai ada surat intsruksi dari KPU RI, entah hari ini, lusa atau besok, kita masih menunggu. Ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan, tergantung dari KPU RI,” tambahnya.

Menanggapi penetapan yang ditunda ini, Ketua Bawaslu Sumbawa, Syamsi Hidayat SIP menyampaikan, meskipun tidak diwajibkan pihak KPU Sumbawa melakukan koordinasi dengan Bawaslu dalam melakukan tindakan. Namun ia mengharapkan koordinasi tetap dibangun secara intens.

Berita Terkait:  Batik Ijo Dorong Pengembangan Smart City di NTB

“Walaupun tidak secara wajib ada koordinasi dimohon lah kepada KPU intens  melakukan koordinasi kepada kami. Supaya sebelum melakukan tindakan itu bisa kita bahas bersama-sama suapaya tidak menjadi persoalan yang tidak kita inginkan kedepan,” tukasnya. (NM3) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here