Beranda POLITIK Pemilu Berakhir, JR dan NR Komit Perjuangkan Rakyat Bersama!

Pemilu Berakhir, JR dan NR Komit Perjuangkan Rakyat Bersama!

BERBAGI
Keterangan Foto : H Nurdin Ranggabarani, SH MH saat bertemu dan berpelukan dengan H Johan Rosihan, ST pada momen Rapat Paripurna DPRD NTB, Kamis (16/5) di Mataram.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Proses Pemilu 2019, khususnya untuk Provinsi NTB telah tuntas dan berjalan baik hingga pleno tingkat KPU Pusat.

Seluruh peserta Pemilu pun kini kembali menjalin silahturahmi. Tak terkecuali dua tokoh Sumbawa yang sama-sama memperebutkan kursi DPR RI yakni Johan Rosihan dan Nurdin Ranggabrani.

Nampak keduanya yang bertemu di moment sidang paripurna DPR Provinsi NTB, Kamis (16/5), penuh kehangatan.

Mengenai hal itu, Johan Rosihan sebagai calon terpilih mengakui, saat jalannya proses demokrasi mengharuskan peserta Pemilu berkompetisi. Dan hal itu telah dilakukan diantara keduannya pada Pemilu 2019.

Berita Terkait:  Puluhan Ribu Jama’ah Maraqitta’limat Dukung Jokowi Dua Periode

“Demokrasi mengharuskan adanya kompetisi dalam kontestasinya. Di pileg 2019 ini kami berdua juga harus menjalan proses itu. Kompetisi kontestasi telah kami lakukan sebagai mana seharusnya dan KPU Pusat pun telah memplenokan hasil perolehan suara untuk dapil NTB 1 dan 2,” tuturnya kepada NUSRAMEDIA.

Ditegaskannya, sekarang Pemilu telah selesai dimikian pula dengan kompetisi. Dirinya bersama NR kembali bertemu sebagai keluarga, dimana H. Johan sudah menganggap NR sebagai saudara yakni seorang kakak.

“Alhamdulillah hari ini kami bertemu kembali dalam melanjutkan sisa masa khidmat 2014-2019 dengan agenda pembahasan Ranperda usulan gubernur dalam paripurna DPRD,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Menangkan Jokowi-Ma’ruf, JKSN NTB Gerakkan 10.000 Relawan

“Pemilu telah usai dan kamipun kembali bertemu sebagai kakak dan adik, sebagai saudara, sebagai kolega seperti biasa. Bahwa kompetisi kontestasi itu adalah sebuah keniscayaan, tapi menjaga persaudaraan dan persahabatan adalah keharusan yang lebih utama,” jelasnya.

Kedewasaan politik diantara keduanya ini, diharapkan dapat menjadi contoh bagi para negarawan lainnya. Yaitu dua tokoh Sumbawa untuk Indonesia.

“Semoga pesan ini bisa oleh orang-orang besar dan orang-orang yang mengaku negarawan di jakarta sana, bahwa kami orang sumbawa bisa, masak anda ndak bisa,” tukasnya. (NM3)

Berita Terkait:  Bangun Daerah dan Sejahterakan Masyarakat, Inilah Lima Konsep Besar Mo-Novi