Beranda POLITIK PDIP Tak Usung Husni, Asaat : Saya Prihatin dan Sedih

PDIP Tak Usung Husni, Asaat : Saya Prihatin dan Sedih

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pihak PDI Perjuangan Provinsi NTB telah menegaskan tidak lagi mengusung HM Husni Djibril di Pilkada Sumbawa.

Demikian hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat berdasarkan rapat internal yang telah dilaksanakan antara DPD dan DPC PDIP, kemarin.

Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan PDIP tidak lagi mencalonkan Husni Djibril yakni persoalan kesehatan termasuk elektabilitas Bupati Sumbawa saat ini dinilai rendah.

Untuk itu mewakili keluarga besar PDIP NTB, H Rachmat Hidayat juga telah mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Sumbawa.

Berita Terkait:  Momen HUT NTB Diharapkan Jadi Semangat Kebersamaan Wujudkan NTB Gemilang

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Sumbawa, H Asaat Abdullah mengaku kehilangan salah seorang sosok kompetitor yang dinilainya mumpuni.

“Ya, kita perihatin dan sedih. Karena tidak ada lagi kompetitor yang lebih handal,” ujarnya kepada media ini, Rabu (15/1) di Mataram.

Menurut dia dengan tidak dicalonkan lagi Husni Djibril oleh PDIP pada kontestasi Pilkada Sumbawa, maka secara otomatis konstalasi politik di Sumbawa juga akan ikut berubah.

Diketahui Husni Djibril telah mendaftar ke Partai Nasdem Sumbawa bersama 9 orang lainnya. Hanya saja kata pria yang akrab disapa Haji Saat itu, berdasarkan pola yang dilakukan pihaknya dengan cara Votting hanya menghasilkan tiga nama yang diusulkan.

Berita Terkait:  KPU Sumbawa Terima Dua Jenis Surat Suara

Sedangkan dari tiga besar nama itu, Husni Djibril sendiri diketahui tidak masuk didalamnya. Kendati demikian, masih ada kesempatan yang bisa dilakukan oleh Husni Djibril.

Yaitu melakukan komunikasi dengan pihak DPW Partai Nasdem NTB. Sebab lanjut Haji Saat, pintu melalui DPD telah terkunci rapat. Pasalnya pihak DPD sendiri telah melaksanakan pleno.

“Untuk tiga nama itu yakni H Mahmud Abdullah (Wabup Sumbawa), Ir Mukhlis (Mantan Kadis Pertanian NTB) dan H Syarafuddin Jarot (Senior Manager PT AMNT),” sebutnya.

Berita Terkait:  Ziadi-Aswatara Akan Maksimalkan Peran Pemuda Loteng

“Kemarin kita melakukan votting mengusulkan tiga nama dan Pak Husni nggak masuk (tiga besar) dan sekarang kuncinya ada di DPW. Nah, beliau juga bisa melalui DPW. Karena, DPW diberikan kesempatan bisa mengusulkan dua orang oleh DPP. DPP sendiri memberikan jatah ada lima orang yang bisa diusulkan, tiga dari DPD dan dua lainnya melalui DPW,” demikian saran H Asaat Abdullah menambahkan. (red)