Beranda POLITIK Nahkoda Hasil Musda V PKS Sumbawa Berpotensi Besar Diganti

Nahkoda Hasil Musda V PKS Sumbawa Berpotensi Besar Diganti

BERBAGI
Ketua DPW PKS NTB-Yek Agil

MATARAM — Nahkoda hasil Musyawarah Daerah (Musda) V DPD PKS Sumbawa berpotensi besar bakal diganti. Dimana giat yang berlangsung tepatnya Senin (28/12/2020) lalu, telah melahirkan nahkoda baru untuk PKS Sumbawa.

Sebelumnya, DPP PKS melalui DPW PKS NTB menunjuk Adizul Sahabuddin sebagai Ketua DPD PKS Sumbawa periode 2020–2025 dan Sekretaris, Hamzanwadi. Sedangkan M Takdir mantan Ketua DPD diberikan amanah sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), dan Firman Cahyadi selaku Sekretaris MPD.

Namun penunjukkan itu mendapat penolakan keras dari sejumlah DPC PKS se-Kabupaten Sumbawa. Malah, beberapa Ketua DPC bereaksi memukul pintu aula tempat pelaksanaan Musda. Bahkan minuman gelas kemasan dibanting. Reaksi itu sebagai bentuk protes atas proses penunjukkan kepengurusan tersebut.

Menyikapi hal itu, pihak DPW PKS NTB pun langsung bergerak cepat mengambil alih segala sesuatunya untuk sementara waktu yang berkaitan dengan DPD PKS Sumbawa. Hal itupun tak ditampik oleh Yek Agil selaku Ketua DPW PKS NTB yang baru.

“Insya Allah, (Adizul Sahabuddin) kemungkinan akan kita ganti dengan yang lain,” tegasnya saat dicegat media ini usai acara pelantikan struktur dan pengurus MPW, DSW dan DPW PKS NTB masa bhakti 2020-2025, Kamis (11/2) kemarin di Mataram.

Menurut Yek Agil, kemungkinan besar digantinya nahkoda DPD PKS Sumbawa itu bukan tanpa alasan, melainkan adanya masukan dari kader maupun pengurus untuk dipertimbangkan oleh pihak DPW PKS NTB. Terlebih merujuk pada AD/ART partai.

Berita Terkait:  PPP Belum Bersikap, Kamaluddin Daftar di PDI Perjuangan

“Sebenarnya yang jadi masalah itu dari segi AD/ART kan ada persyaratan untuk menjadi Ketua DPD. Nah kemudian, didalam salah satu persyaratan kemarin itu, Ketua (Adizul) yang ditunjuk itu baru beliau itu masuk anggota Madya. Sementara di PKS itu, syarat menjadi Ketua DPD adalah anggota dewasa,” ujarnya.

“Setelah kita koordinasikan kembali, ya memang ini bukan menjadi syarat yang utama sebenarnya. Tapi lebih kepada kebutuhan-kebutuhan kedepan. Tapi memang ada beberapa masukan dari kader kita dan pengurus, supaya kita bisa mematuhi AD/ART partai. Maka tentu apa yang menjadi usulan pengurus dan kader itu, tentu kita pertimbangkan kepengurusan Ketua DPD Sumbawa yang akan datang,” imbuh Yek Agil.

Meski demikian, pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD NTB itu menegaskan, bahwa PKS pada dasarnya tetap solid. Hanya saja, dalam menyikapi persoalan di Sumbawa lebih pada bermusyawarah dalam rangka mencari solusi terbaik.

“Insya Allah, tetap solid. Cuma kemarin berdasarkan situasional yang ada dalam rangka untuk konsen mengawal sidang di MK, maka kita calling down dulu. Begitu keputusan MK sudah keluar terhadap sengketa Pilkada di Sumbawa, paling lambat seminggu kita sudah selesai melantik pengurusnya,” demikian Yek Agil menambahkan.

DPTD PKS SE-NTB DIRAPIKAN

Sekedar informasi, Kamis (11/2) kemarin, PKS secara resmi menggelar acara pelantikan struktur dan kepengurusan Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Syariah Wilayah (DSW) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB Masa Bhakti 2020-2025.

Berita Terkait:  Terpilih Secara Aklamasi, Nurdin Marjuni Nahkodai Golkar Sumbawa

Pelantikan tiga struktur atau anggota Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) itu juga dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah dan Johan Rosihan Aleg PKS di DPR RI asal Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa dan Suryadi Jaya Purnama (SJP) Aleg PKS di DPR RI asal Dapil NTB 2 Pulau Lombok.

Berdasarkan pernyataan Yek Agil, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melantik pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) seluruh Nusa Tenggara Barat. Setelah itu, sekitar awal Maret hingga pertengahan April 2021, pihaknya akan melantik seluruh pengurus PKS disemua Kecamatan, Se-NTB.

Secara pararel hingga Juni 2021 juga akan melantik seluruh pengurus ditingkat Desa. Ini, kata dia, sebagai gebrakan awal dalam memastikan bahwa struktur kepengurusan PKS tidak hanya ada ditingkat wilayah, melainkan hingga akar rumput.

SIAP SAPU BERSIH 2024

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS NTB, Sambirang Ahmadi.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS NTB-Sambirang Ahmadi mengatakan bawa pada pemilu dan pilkada yang renacananya digelar pada 2024 mendatang, PKS menargetkan kemenangan telak.

“Kalau kita simpel aja sih, menjalankan visi misi partai memenangkan pemilu dan pilkada. Itu target kita dalam jangka pendek. Memenangkan pemilu di NTB, memenangkan pilkada diseluruh daerah yang belum melaksanakan pilkada,” katanya.

Selain meningkatkan peran/partisipasi keterwakilan perempuan pada pemilihan legislatif (pileg) mendatang, pihaknya juga menargetkan penambahan jumlah kursi di DPRD baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota lingkup NTB. “Insya Allah, (target PKS 2024) sapu bersih,” tegas Sambirang.

Berita Terkait:  Nyoblos Bersama Istri, Johan Rosihan : Mari Wujudkan Pemilu Jujur dan Adil

“Kewajiban kami sekarang ini membangun relasi yang konstruktif. Jadi inilah yang kita lakukan untuk bentuk relasi konstruktifnya, ya macam-macam. Yang paling penting, menjaga irama pelayanan kami kepada masyarakat. Ini jangan sampai putus dalam setiap momentum apa saja,” imbuhnya.

Sambirang juga mengaku optimistis meraih kemenangan pada pemilihan serentak yang rencananya digelar 2024 mendatang. Tentu, kata dia, dengan kerja nyata secara bersama. “Prinsipnya adalah memperbaiki mesin partai agar tetap dalam keadaan onfire selalu bisa berlari dengan cepat,” demikian ia menambahkan.

PKS TARGET MENANG PEMILU 2024

Ketua Bidang Wilayah Daerah Bali-Nusra DPP PKS-Johan Rosihan

Sebelumnya, Johan Rosihan selaku Ketua Bidang Wilayah Daerah Bali-Nusra DPP PKS lebih menegaskan agar seluruh kader partai searah dengan perintah DPP dalam rangka menyikapi rencana pemilu 2024.

Johan pun menegaskan dengan adanya pelantikan itu, pengurus sudah dapat mulai bekerja. Disisi lain ia juga menyampaikan arahan Ketua Badan Pembinaan Kepemimpinan Daerah DPP PKS yakni Dr H Zulkieflimansyah yang tak lain adalah Gubernur NTB.

“Dengan pelantikan ini, Insya Allah mereka sudah mulai bisa bekerja. Nah, tadi arahan Pak Gubernur ndak usah banyak-banyak program. Programnya satu aja, yaitu menang pemilu 2024,” ucapnya.

“Nah kemarin kalau di muswilnya itu, selain menang pemilu harus ada penumbuhan kader. Sehingga kemenangan 2024 itu adalah, kemenangan yang direncanakan. Intinya kita harus fokus,” demikian singkat Johan Rosihan. (red)