Beranda POLITIK Lampu Jalan Banyak yang Mati, Dinas PRKP Diminta Lakukan Pendataan dan Pemeliharaan

Lampu Jalan Banyak yang Mati, Dinas PRKP Diminta Lakukan Pendataan dan Pemeliharaan

BERBAGI
Anggota Komisi III sekaligus Sekretaris Fraksi Bintang Keadilan DPRD Kabupaten Sumbawa, Rosihan, SE

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Sumbawa diminta melakukan pendataan serta pemeliharaan terkait keberadaan lampu jalan pada setiap kecamatan lingkup Kabupaten Sumbawa.

Sekretaris Fraksi Bintang Keadilan sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa, Rosihan, SE., (Foto Dok : Nusra Media)

“Harus segera di data dan dilakukan pemeliharaan oleh pemda terutama dinas terkait (PRKP). Karena dinas bersangkutan yang membawahi langsung terkait PJU (Penerangan Jalan Umum) ini,” kata Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa, Rosihan, SE kepada media ini, Senin (4/3).

Pernyataan yang dilontarkan oleh Sekretaris Fraksi Bintang Keadilan DPRD setempat bukan tanpa alasan.

Dimana kata Rosihan, hal yang disampaikannya tersebut merupakan keluhan dari masyarakat yang diterima langsung olehnya selama terjun di lapangan.

“Ini keluhan dari masyakarat kita, bahwa ada sama sekali yang sudah tidak menyala, dan ada juga yang redup, kadang menyala kadang tidak. Ini bagaimana?,” tuturnya kesal

Berita Terkait:  Mori Hanafi Dukung Langkah Strategis HBK

Menurutnya, Pemda melalui Dinas PRKP setempat harus segera menyikapi hal ini. Pada umumnya kata dia, masyarakat harus mendapatkan hak-haknya, terutama soal penerangan jalan diwilayahnya masing-masing.

Selain demi kesalamatan para warga, terlebih penting kata pria yang akrab disapa Han ini adalah keamanan perjalanan ditiap wilayah.

“Mereka juga harus mendapatkan hak-haknya selaku konsumen yang telah mengeluarkan retribusi pajak PJU. Dan ini penting untuk segera disikapi,” tegasnya.

Perlu diketahui jelas pria asli kelahiran Maronge ini, bahwa pemerintah daerah mendapatkan retribusi pajak PJU ini mencapai sekitar Rp 16 Milyar pertahunnya.

Berita Terkait:  Selly-Manan Gagas Pengembangan Wisata Pantai Mataram Bersih

Dengan nilai sebesar itu menurut politisi muda PKS ini, seharusnya pemerintah daerah tidak lagi beralasan untuk tidak memperhatikan persoalan lampu penerang jalan.

“Karena hampir setiap hari ketika kami turun ke beberapa kecamatan, terutama wilayah sumbawa bagian timur, tidak ada hal lain yang dikeluhkan yakni banyaknya lampu jalan yang mati dan tidak menyala sementara retribusi pajak tetap berjalan. Lalu dimana hak masyarakat selaku konsumen,” tanyanya.

“Jangan sampai masyarakat menuntut haknya melalui jalur hukum, karena pemerintah sendiri tidak menjalankan perda yang telah ditetapkan. Saya selaku Anggota Komisi III DPRD Sumbawa, menghimbau kepada Dinas PRKP agar segera mendata menyeluruh di setiap kecamatan, di Kabupaten Sumbawa untuk segera melakukan pemeliharaan terhadap lampu-lampu yang sudah mati maupun lampu yang sering mati,” tegasnya.

Berita Terkait:  Bawaslu NTB Tolak Seluruh Dalil Diajukan Jarot-Mokhlis

Dinas PRKP selaku mitra Komisi III tentunya harus bisa menyikapi hal ini. Selain itu pula kata dia, hal yang disampaikan ini merupakan bentuk fungsi control, sehingga dinas terkait tidak lagi menunggu aduan atau hanya menerima laporan semata.

“Ingat, persoalan ini harus segera dituntaskan. Karena masyarakat sudah membayar apa yg menjadi kewajibannya. Lampunya jarang menyala kok retribusi pajaknya jalan terus. Ini sangat tidak adil bagi masyarakat kita, terutama yang tinggal diwilayah pedesaan,” demikian Rosihan. (NM3)