Beranda HEADLINE Kunker Anggota DPRD NTB ke Luar Negeri Habiskan Anggaran Rp 3,5 Miliar

Kunker Anggota DPRD NTB ke Luar Negeri Habiskan Anggaran Rp 3,5 Miliar

BERBAGI
Sekretaris DPRD Provinsi NTB, H Mahdi.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Dikabarkan dalam waktu dekat Anggota DPRD Provinsi NTB akan melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Luar Negeri. Anggaran yang digunakan nampaknya cukup besar, yaitu mencapai tiga miliar lebih.

Rencana kunker para wakil rakyat di Udayana ini cukup menarik perhatian public. Pasalnya, berbagai pihak antara lain HMI Mataram, GP Ansor NTB, STN NTB, termasuk FITRA (Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran) NTB menyoroti hal tersebut.

Terkait kunker tersebut, Sekretaris DPRD NTB, H Mahdi yang dikonfirmasi membenarkan adanya rencana agenda kunker sebagian besar para anggota di Udayana tersebut.

“Iya benar, ini salah satu kegiatan DPRD Provinsi NTB yang tidak pernah dilaksanakan. Kalau provinsi lain rata-rata sudah dua sampai tiga kali,” ungkapnya usai mengikuti rapat paripurna, Jum’at 2 Agustus 2019 di Mataram.

Berita Terkait:  Mantapkan Barisan, DPC Partai Gerindra Sumbawa Gelar Rakor

Adapun beberapa pertimbangan kata dia, melihat dinamika dan perkembangan yang ada, sehingga pimpinan dan anggota memprogramkan kegiatan kunjungan ke luar negeri dalam upaya beberapa hal.

Pertama jelas Mahdi, membuka wawasan anggota didalam pelaksanaan tugas dan kewenangan itu agar bisa memahami secara konperhensif apa yang menjadi tugas dan permasalahan.

Kedua lanjutnya, mendalami terhadap apa yang menjadi program unggulan Gubernur NTB. Antara lain seperti peningkatan SDM, sehingga anggota dewan ingin pula menjajaki kerjasama dengan kota/daerah di LN yang mirip dengan NTB.

Kemudian, dalam rangka pengembangan SDM yang mana Gubernur sendiri sudah mengirim pemuda-pemuda NTB untuk mendapatkan beasiswa di berbagai Negara, yakni meliputi Turki-Uzbekistan dan sebagainya. “Nah ini yang ingin dilihat oleh anggota,” kata Mahdi.

Berita Terkait:  Hujan Es dan Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Lombok Tengah

“Yang ketiga, dalam rangka pengembangan pariwisata. Di NTB, kenapa ke turki? turki sebagai salah satu Negara islam yang sudah lebih terbuka sehingga pengembangan pariwisatanya itu berkembang, sehingga bagaimana bisa konsep itu bisa dilaksanakan di NTB. Dan kita ketahui bersama itu, Belanda, Jerman dan Italy adalah salah satu bangsa pasar pariwisata NTB. Sekarang kan ada trend penurunan ini, nah ini yang ingin kita lakukan penjajakan untuk mengembalikan pariwisata NTB,” jelasnya lagi.

Kunker ini masih kata Mahdi, sudah direncanakan diawal tahun. Namun dikarenakan beberapa hal, terlebih di Bulan Juni lalu sibuk dengan kegiatan Pileg sehingga tertunda terus.

Berita Terkait:  NR Inventarisasi Obyek Milik Pemprov di Sumbawa-KSB

“Karena berbagai hal, jadi tertunda terus. Sehingga baru dilaksanakan pada Juli-Agustus ini. Sebenarnya mulai bulan Juni, tapi belum bisa, belum lagi padatnya agenda (rapat), sehingga awal Agustus ini baru bisa,” tuturnya.

Ia juga menegaskan, bahwa soal anggaran perjalanan dinas ini sudah dilakukan rasionalisasi sebanyak tiga kali. Yang tadinya dari Rp 5 miliar, turun menjadi Rp 4,5 hingga menyusut ke angka Rp 3 miliar.

“Paling maksimal Rp 3,5 miliar, itupun masih kita mau efisiensi. Kalau untuk jumlah anggota yang akan berangkat sekitar 45-50 orang. Tidak sekaligus, jadi mereka akan berangkat pada dua tahapan Turki dan Eropa, tahap kedua untuk Eropa dan Australi,” demikian Mahdi menerangkan. (NM1)