Beranda POLITIK KPU Bakal Selektif Rekrut KPPS

KPU Bakal Selektif Rekrut KPPS

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa akan benar-benar selektif dalam perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang saat ini sedang berproses.

Hal tersebut agar anggota terpilih dipastikan netral, berintegritas dan terutama mampu menjalankan tugas pokok serta fungsinya.

Ketua KPU Kabupaten Sumbawa, Muhammad Wildan, M.Pd mengatakan, saat ini sudah memasuki tahapan penerimaan berkas calon KPPS di masing-masing Desa yang dilakukan hingga 12 Maret mendatang. Perekrutan anggota KPPS sendiri dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Berita Terkait:  Rapat Paripurna DPRD NTB ke-II Ditunda, Alasannya..?

Diterangkan Wildan-akrabnya disapa, ada beberapa persyaratan dalam perekrutan anggota KPPS diantaranya yaitu calon peserta berusia minimal 17 tahun, pendidikan minimal SMA atau sederajat dan lain sebagainya.

Kemudian yang terpenting adalah calon peserta tidak boleh aktif dalam partai politik, menjadi tim kampanye serta terikat hubungan suami istri sesama penyelenggara.

“Jadi yang merekrut KPPS disini adalah PPS. Diharapkan PPS ini selektif dalam penjaringan KPPS, apabila ada terindikasi dia sebagi tim kampanye dari salah satu calon, disini kita sampingkan atau tidak diterima,” ujarnya kepada wartawan usai Rapat Kerja dan Rakor tahapan program dan jadawal penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 bersama PPK dan PPS, di Hotel Sernu Sumbawa, Rabu (6/3).

Berita Terkait:  Usut ‘Raib’nya Dana Rp 33,6 Miliar, Rosihan Gandeng LBH ke PTUN

“Setelah penentuan KPPS,  akan ada tanggapan masyarakat, kemudian kita akan merangkum tanggapan masyatakat untuk disitulah kita menceklis apabila yang bersangkutan terlibat dalam tim kampanye,” tambahnya.

Ditemui terpisah, Sekretaris KPU Kabupaten Sumbawa, Lahmuddin SE menambahkan, KPU Sumbawa membutuhkan 9.961 anggota KPPS. Dengan jumlah TPS yang ada sebanyak 1.423, maka setiap TPS akan diisi tujuh orang.

“Tentu dengan jumlah yang sangat besar ini, mereka yang nantinya yang direkrut ujung tombak dari tugas-tugas proses Pemilu ini. Makanya proses rekrutmen terbuka yang dilaksanakan oleh PPS harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan orang-orang yang betul-betul terpercaya, punya integritas punya netralitas dan mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya,” jelasnya. (NM3)

Berita Terkait:  PDIP Tak Ambil Pusing PKS Bentuk Koalisi Baru