Beranda POLITIK Koalisi Demokrat-PAN di KSB dan KLU Tinggal Menunggu SK

Koalisi Demokrat-PAN di KSB dan KLU Tinggal Menunggu SK

BERBAGI
Ketua DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat, TGH Mahally Fikri. (Foto : Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Ketua DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat, TGH. Mahally Fikri mengatakan koalisi Partai Demokrat bersama PAN di pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Lombok Utara dan Sumbawa Barat tinggal menunggu surat keputusan DPP.

“Untuk Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kita sudah sepakat membangun koalisi bersama PAN, tinggal kita tunggu surat keputusan (SK) saja dari DPP,” kata Mahally Fikri di Mataram.

Menurut anggota DPRD NTB itu, koalisi partai Demokrat dan PAN itu baru pada dua kabupaten tersebut. Sementara, untuk lima kabupaten kota lain yang akan melaksanakan Pilkada Serentak, seperti Kota Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa, Dompu dan Kabupaten Bima hingga kini belum ada kesepakatan antar kedua partai. “Untuk yang lain belum ada. Sudah fiks itu baru KLU dan KSB,” terangnya.

Untuk KLU kata Mahally, Demokrat dan PAN sepakat mengusung kembali Bupati KLU H. Najmul Akhyar, meski tanpa paket pasangan wakil bupati. Sedangkan KSB, keduanya sepakat mengusung paket Nur Yasin sebagai calon bupati dan Mustakim Patawari sebagai calon wakil bupati. Mustakim sendiri merupakan Ketua DPD Demokrat KSB.

Sementara itu, terkait komunikasi dengan partai lain selain PAN. Mahally Fikri menegaskan komunikasi atau penjajakan politik dengan partai lain tetap berjalan. Namun, lanjut Mahally komunikasi yang dibangun baru pada sebatas komunikasi tanpa ada komitmen seperti bersama PAN ketika memutuskan KSB dan KLU.

Mahally menegaskan Demokrat sendiri dalam menghadapi pemilihan bupati dan walikota di tujuh kabupaten/kota di NTB menargetkan kemenangan. Karena itu, untuk mencapai kemenangan tersebut dibutuhkan mitra koalisi yang sama-sama menginginkan menang.

Selain menjalin mitra koalisi bersama PAN, kata Ketua Komisi V DPRD NTB itu, Demokrat saat ini sedang membujuk sejumlah partai politik, di antaranya Partai NasDem dan PPP untuk mau bergabung bersama-sama memenangi pilkada di tujuh kabupaten/kota, yakni Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima. “Jadi semua masih komunikasi,” ucap Mahally. (red)