Beranda POLITIK Ketua Tim Relawan Jarot-Mokhlis Akan Dipolisikan

Ketua Tim Relawan Jarot-Mokhlis Akan Dipolisikan

BERBAGI
Ketua Tim Advokasi dan Hukum Mo-Novi, Kusnaini, SH

MATARAM — Nampaknya sebuah akun di sosial media facebook yang bernama “Andi Rusni” bakal berurusan dengan pihak kepolisian. Ini akibat dari postingan atau status yang diunggahnya. Postingan akun tersebut dinilai telah merugikan sejumlah pihak. Terutama, dugaan pencemaran nama baik.

Dalam postingan Andi Rusni yang tak lain adalah Ketua Tim Relawan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dari nomor urut 5 Jarot-Mokhlis itu dinilai telah menuduh sejumlah saksi Paslon Bupati/Wakil Bupati Sumbawa nomor 4 Haji Mo-Novi asal Desa Jotang, Kecamatan Empang tanpa alasan yang jelas.

Berita Terkait:  Program Zul-Rohmi Perlu Kajian Matang

Sebelumnya, akun tersebut telah mengunggah sebuah status atau postingan yang menyatakan bahwa saksi dari paslon nomor 4 telah memberikan keterangan palsu di depan persidangan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTB.

Terkait hal itu, Ketua Tim Advokasi dan Hukum Haji Mo-Novi, Kusnaini, SH menyatakan akan menempuh upaya hukum. Yaitu dengan melaporkan Andi Rusni yang tak lain adalah Ketua Tim Relawan Jarot-Mokhlis di Kepolisian. “Saya selaku Ketua Tim Advokasi dan Hukum Mo-Novi akan melakukan upaya hukum. Melaporkan akun (facebook) atas nama Andi Rusni ini ke pihak kepolisian,” ujarnya, Kamis (7/1).

Berita Terkait:  Pemkot Mataram Diminta Serius Tangani Persoalan Sampah!

Kusnaini mengungkapkan, akibat dari sebuah postingan Andi Rusni. Sejumlah saksi paslon nomor 4 itu mengaku kepadanya merasa dirugikan. Selain itu pula, mereka merasa terancam, dicemohkan, diintimidasi bahkan nama baiknya dicemarkan oleh akun facebook tersebut.

“Ada tiga saksi yang kita hadirkan dari Desa Jotang, Kecamatan Empang. Akibat dari postingan ini saksi-saksi merasa nama baiknya dicemarkan. Mereka juga merasa terancam. Termasuk juga keluarga-keluarga mereka beranggapan seakan-akan mereka ini telah memberikan keterangan palsu (Dipersidangan Bawaslu NTB), sehingga mereka di cemohkan dan di intimidasi oleh sejumlah pihak,” jelasnya.

Berita Terkait:  Muzihir Sayangkan Intervensi Soal Sekda Terlalu Jauh

Kusnaini mengaku cukup menyayang atas sikap yang ditunjukkan oleh Ketua Tim Relawan Jarot-Mokhlis tersebut. Meski demikian, secara mantap ia menegaskan, bahwa saat ini pihaknya sedang mengumpulkan data-data sebagai bahan pelaporan untuk segera ditindaklanjuti ke pihak kepolisian.

“Andi Rusni ini adalah Ketua Tim Relawan Jarot-Mokhlis. Secepatnya (dilaporkan), saat ini kami sedang mengumpulkan dan menyiapkan semua data-data terkait ini,” pungkasnya. (red)