Beranda POLITIK Ketua F-PKS Dukung Langkah Doktor Zul Tertibkan Penambangan Liar di NTB

Ketua F-PKS Dukung Langkah Doktor Zul Tertibkan Penambangan Liar di NTB

BERBAGI
Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi NTB, H Johan Rosihan bersama Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah. (Foto : Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD NTB, H Johan Rosihan mendukung langkah Gubernur NTB dalam menghentikan aksi penambangan liar.

Dukungan itu lantaran sebelumnya Gubernur NTB yakni H Zulkieflimansyah pada saat melakukan kunjungan penambangan liar di Bukit Prabu, Loteng telah menyatakan akan segera membentuk tim penghentian penambangan liar.

Ini dibuktikan dengan keseriusan Doktor Zul akan segera menandatangani Surat Keputusan (SK) pembentukan tim tersebut, demi kesinambungan pembangunan serta menjaga kelestarian lingkungan.

Terlebih, kini di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dikabarkan bahwa padi di daerah tersebut mulai tercemar merkuri. Tentunya hal ini menjadi perhatian focus pemerintah.

Berita Terkait:  Sekda NTB Sebaiknya dari Mbojo

Untuk itu, Johan Rosihan menyambut baik atas sikap Gubernur NTB dengan segera menandatangani SK pembentukan tim. Hanya saja, pembentukan tim tersebut diharapkan tak hanya terfokus diwilayah Pulau Lombok.

Namun, pembentukan tim serupa juga dilakukan untuk daerah atau Kabupaten/Kota lainnya di NTB. Contoh seperti di KSB yang kini mengundang perhatian dengan dampak/tercemarnya merkuri.

“Bagus (dukung pembentukan tim oleh gubernur, Red). Kan ada merkuri terdampak, terus pak gub mau buat tim penertiban, ya bagus. Sudah pas kan, sesuai kasusnya,” tutur Johan Rosihan, Selasa (23/7) di Mataram.

Berita Terkait:  Dapil Sumbawa 4 Masih Dikuasai Incumbent, Dapil 2 Imbang

Di Taliwang Ketua Komisi III DPRD NTB ini, memasuki kota tersebut tak perlu mencari penambang liar. Bahkan ada bukit (Lebo’ posisi bukit sebelah selatan) di kota tersebut begitu marak.

“Penambang liar kalau di KSB itu didepan mata. Disitu kita lihat banyak terpal, jadi aktivitas penambangan liar di KSB itu didepan mata. Masuk di taliwang kita langsung bisa lihat,” terang Johan Rosihan.

Menurut politisi muda asal PKS yang dikenal cukup vocal itu, pembentukan tim tersebut harus disegerakan. Karena gejala penambangan liar ini, tak hanya terjadi di Pulau Lombok, tapi juga di Pulau Sumbawa.

Berita Terkait:  TGH Achmad Muclis : Pemkot Harus Lebih Proaktif!

Begitupun Gubernur NTB juga diminta memikirkan dampak serius dari merkuri. Sebab, dampak dari merkuri ini dapat berlangsung bertahun-tahun bahkan puluhan tahun lamanya.

“Kalau bisa disegerakan (Dukung langkah gubernur membentuk tim dalam menyikapi persoalan tersebut). Artinya menyelamatkan lingkungan sekaligus juga menyelamatkan kehidupan orang lain. Orang boleh mencari penghasilan, tapi jangan merusak kehidupan orang yang lain juga,” demikian H Johan Rosihan yang juga merupakan Caleg DPR-RI terpilih asal Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa ini. (NM1)