Beranda POLITIK Ketua F-BPNR Sesalkan Sikap Pimpinan Sementara

Ketua F-BPNR Sesalkan Sikap Pimpinan Sementara

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Ketua Fraksi Bintang Perjuangan Nurani Rakyat (BPNR) DPRD NTB, H Lalu Budi Suryata menegaskan bahwa pihaknya saat ini fokus pada pembentukan Tata Tertib //Tatib//.

Adapun tiga orang tim penyusun yang diusulkan untuk pembentukan tatib dari Fraksi BPNR yaitu H Ruslan Turmudzi, H Raden Nuna Abriadi dan H M Edwin Hadiwijaya.

“Suratnya sudah kami layangkan ke sekretariat DPRD. Intinya kita fokus sama tatib dulu, setelah dorong percepatan pimpinan definitive //DPRD NTB// baru kemudian kita berbicara kelengkapan lainnya,” kata Lalu Budi Suryata, Senin (9/9) kemarin sembari agar semuanya on the track.

Kendati demikian, disisi lain mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa ini menyayangkan sikap Pimpinan Sementara DPRD NTB. Bahkan ia menilai pimpinan sementara saat ini lelet dan kurang proaktif.

Berita Terkait:  Ganggu Estetika, Sejumlah APK Bakal Ditertibkan

Salah satu contoh kata dia, seperti surat misalnya. “Suruh kita bentuk usulan untuk tim penyusunan tatib, tapi tidak secara tertulis diberikan, begitu kita buat suratnya keliru surat kita. Karena tidak merujuk suratnya //Pimpinan Sementara//. Saya sesalkan juga itu. Seharusnya dorong suratnya dulu baru kami proses. Suratnya belum ada kami sudah buat,” sesalnya.

Lontaran yang disampaikan oleh Anggota DPRD NTB asal Dapil V Sumbawa-KSB itu dimaksudkan agar semuanya dapat berjalan lancar. Terlebih rentan waktu dinilainya cukup singkat.

Berita Terkait:  Nofian Hadi : Ayo, Bersama Kita Bangkitkan Pariwisata Lombok Utara!

“Definitifnya pimpinan ini kan mempengaruhi terhadap kelengkapan DPR yang nota bene berpengaruh pada hak-hak kami. Oleh karena itu, tidak boleh ini. Pimpinan Sementara ini tidak konsisten terhadap jadwal yang sudah dibuat. Apalagi waktu begitu singkat, dan ini bisa dikatakan lelet ini,” sesal Budi Suryata.

Untuk diketahui kata dia, pimpinan sementara itu memiliki tugas ada tiga. Pertama segera membentuk fraksi, kedua segera mendorong pembentukan tatib dan ketiga mendorong percepatan definitifnya pimpinan.

Berita Terkait:  Generasi Muda Harus Berani Taklukan Tantangan Global

“Fraksi sudah. Nah tatib? Karena kalau tidak ada tatib kita tidak bisa bekerja untuk itu perlu didorong. Kalau memang setuju ayo kita pakai tatib yang lama, tapi kan masih banyak hal-hal yang harus dibenahi dan diluruskan dengan situasi kekinian ini. begitu juga definitifnya pimpinan,” tutupnya. (NM1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here