Beranda POLITIK Ketua DPW NasDem NTB : Bermain “Dua Kaki” Siap-Siap Sanksi

Ketua DPW NasDem NTB : Bermain “Dua Kaki” Siap-Siap Sanksi

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — DPW Partai NasDem Provinsi NTB secara resmi mengumumkan nama-nama calon kepala daerah yang diusung melalui partai itu untuk ikut bertarung pada tujuh pilkada kabupaten kota di provinsi itu.

Pengumuman nama-nama calon kepala daerah ini disampaikan dalam acara penyerahan surat keputusan (SK) DPP Partai NasDem B.1-KWK untuk Pilkada 2020 tujuh kabupaten kota di NTB yang dihadiri masing-masing para calon di Kota Mataram, Rabu.

Ketua DPW Partai NasDem NTB, H Muhammad Amin, mengatakan pasca diserahkannya SK tersebut oleh DPP Partai NasDem, tidak kata lain bagi seluruh kader dan simpatisan partai itu untuk sama-sama berjuang memenangkan calon yang diusung dalam pertarungan tujuh pilkada kabupaten kota di NTB.

“Terpenting bagi kader dan simpatisan serta mitra partai koalisi bukan soal penyerahan SK-nya. Tetapi bagaimana di lapangan nanti kita mampu dan membuktikan seluruh calon yang diusung di tujuh daerah yang melangsungkan pilkada menang,” ujarnya.

Berita Terkait:  Sah! Inilah Caleg Terpilih DPRD NTB dari Dapil Sumbawa-KSB

Mantan Wakil Gubernur NTB ini, juga menegaskan dengan diserahkannya SK tersebut maka mengandung konsekuensi yang harus dilaksanakan khususnya bagi seluruh kader Partai NasDem untuk tidak memenangkan calon-calon yang diusung.

“Ini tanggungjawab seluruh kader, khususnya para Ketua DPD di tujuh kabupaten kota yang akan melaksanakan pilkada. Jika ada yang tidak mendukung atau bermain “Dua Kaki” maka akan ada konsekuensi sanksi yang harus diterima. Apakah itu dipecat sebagai kader atau PAW bagi kader partai yang menjadi anggota di legislatif,” tegas Muhammad Amin.

Tujuh nama calon kepala daerah yang diumumkan dan menerima SK Partai NasDem itu, antara lain pasangan calon walikota dan wakil walikota H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman atau HARUM untuk pilkada Kota Mataram. Selanjutnya, pasangan calon bupati dan wakil bupati H Najmul Akhyar dan H Suardi untuk pilkada Kabupaten Lombok Utara.

Berita Terkait:  Polemik Studi Polandia, Ini Kata Nurdin Ranggabarani

Kemudian, pasangan calon bupati dan wakil bupati H Lalu Pathul Bahri dan HM Nursiah untuk pilkada Kabupaten Lombok Tengah. Pasangan calon bupati dan wakil bupati H W Musyafiri dan Fud Saifuddin untuk pilkada Kabupaten Sumbawa Barat.

Pasangan calon bupati dan wakil bupati H Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany atau Mo-Novi untuk pilkada Kabupaten Sumbawa. Pasangan H Abdul Kadir Jailani dan Syahrul Parsan atau AKJ-Syah di pilkada Kabupaten Dompu, dan pasangan calon bupati – wakil bupati H Syafruddin dan H Adi Mahyudi untuk di pilkada Kabupaten Bima.

Berita Terkait:  TGB Ajak Masyarakat Sumbawa Menangkan Mo-Novi

Sementara itu, Ketua Bappilu DPW Partai NasDem-Ardany Zulfikar menyatakan ada tiga indikator yang menjadi perhatian Partai NasDem dalam mengusung kandidat calon kepala daerah.

Diantaranya, kapasitas calon, jaringan politik dan sumber daya yang dimiliki masing-masing calon. “Kalau semua ini dimiliki, maka kami yakin para calon yang diusung akan menjadi pemenang,” ujarnya.

Karena itu untuk dapat memenangkan seluruh pertarungan di tujuh pilkada kabupaten kota tersebut, pihaknya mewanti-wanti kepada seluruh kader untuk tidak bermain-main atau pun melawan keputusan partai.

“Ketika partai sudah menetapkan siapa yang diusung, tidak ada lagi pengurus yang mencoba bermain-main atau pun membangkang. Makanya, seluruh kader kita minta bergerak memenangkan calon,” pungkasnya. (red)