Beranda POLITIK Kedatangan JK Diyakini Mampu Berikan Dampak Positif bagi Jokowi di NTB

Kedatangan JK Diyakini Mampu Berikan Dampak Positif bagi Jokowi di NTB

BERBAGI
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs Ruslan TUrmudzi. (Foto Desain : Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Jenggala Center (JC) Nusa Tenggara Barat, Sabtu (6/4) kemarin menggelar acara Silahturahmi Kebangsaan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Acara itu berlangsung tepatnya di Hotel Lombok Raya, dihadiri oleh Gubernur NTB, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Tim Permata, para Pejabat serta para Tuan Guru/Ulama se-NTB dan lainnya.

Dikesempatan itu, Wapres JK banyak mengulas dan memberikan pemahaman tentang kebangsaan, termasuk system pemerintah Jokowi selama 4,5 tahun lamanya.

JK sendiri sebagai Wakil Presiden mengaku, bahwa sosok Jokowi amat sangat terbuka. Setiap persoalan dilakukan dan diputuskan dengan bersama – sama melalui rapat.

Bahkan ketika ada persoalan apapu kata JK, Jokowi selalu mengajak duduk seluruh para pejabat untuk rapat. Sehingga disimpulkannya, rapat bisa dilakukan dalam setahun sekitar 200 kali banyaknya.

Berita Terkait:  Terima SK B.1-KWK NasDem, Mo-Novi Semakin Mantap

Hal itu kata JK, tentunya hal yang baik. Karena system pemerintahan yang terbuka akan berdampak positif. Terlebih Jokowi kata JK, tidak pernah terlibat dan hal KKN dan sebagainya, bahkan sangat dekat dengan rakyatnya.

Orang nomor dua di Negara itu, juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memikirkan kemajuan bangsa dengan didasari persatuan yang kokoh, tanpa ada perbedaan.

“Politik itu hanya lima tahun, tapi persaudaraan seumur hidup,” kata JK memberikan pencerahan kepada hadirin.

Berangkat dari pengalamannya, ia juga menegaskan bahwa negara atau suatu bangsa yang maju memiliki pemimpin yang baik.

Berita Terkait:  NR Inventarisasi Obyek Milik Pemprov di Sumbawa-KSB

Berkaca dari sebagi Negara maju sebelumnya kata dia, akhirnya jatuh karena semuanya (pemimpin) terlibat KKN dan otoriter.

“Negara yang maju, haruslah pemimpinnya tidak otoriter menghindari KKN. Itu pengalaman semua bangsa. Saya selama 4,5 tahun (mendampingi jokowi) belum pernah satupun cara atau apapun pak jokowi itu memaksakan sesuatu, semuanya dengan rapat artinya beliau sangat demokratis,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTB, Drs Ruslan Turmudzi apa yang dikatakan Wapres JK adalah sebuah kebenaran.

Karena memang tak dibisa dipungkiri kata dia, orang yang paling dekat dengan Jokowi adalah Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden.

Ketika Jokowi berhalangan hadir sambung Ruslan, dalam hal apapu tentunya akan digantikan oleh Wapres JK demi membangun negara maupun bangsa.

Berita Terkait:  Bawaslu Sumbawa Perketat Pengawasan ASN dan Perangkat Desa

“Semuakan sudah dibahas sama pak JK, karena memang yang paling dekat mengetahui (sosok jokowi) itu ya pak jusuf kalla, apalagi mereka berdua menjalani selama 4,5 tahun bersama,” kata Ruslan.

Disisi lain, ia meyakini dengan kedatangan JK memberikan pemahaman kepada masyarakat di Lombok akan memberikan dampak positif dan mendongkrak dulangan suara bagi Jokowi di NTB.

“Saya yakin kedatangan pak JK akan memberikan dampak positif bagi pak Jokowi di NTB. Karena sedikit tidak, semua penyampaian dari pak Wapres dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat kita,” demikian Ruslan Turmudzi. (NM1)