Beranda POLITIK Kantongi SK 3 Parpol, Mo-Novi Sudah Capai Syarat Peserta Minimal

Kantongi SK 3 Parpol, Mo-Novi Sudah Capai Syarat Peserta Minimal

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Bakal Calon Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah semakin yakin akan menjadi salah satu kandidat peserta di Pilkada Sumbawa 2020. Pasalnya, Ia yang berpasangan dengan Dewi Novianyi S.Pd., M.Pd sebagai Bacawabup telah mengantongi SK Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dari tiga Partai Politik (Parpol) pengusung.

Bahkan ketiga Parpol tersebut memiliki sembilan kursi di DPRD Sumbawa. Diantaranya PKS 4 kursi, PKB 4 kursi dan Berkarya 1 Kursi. Sehingga dengan jumlah kursi ini, pasangan Mo-Novi sudah dapat mencapai syarat minimal untuk mendaftar sebagai peserta Pilkada Sumbawa.

Berita Terkait:  Ketua DPRD Mataram : Aksi Unras Mahasiswa Suatu Kewajaran

“Sementara kami ini kan sudah 9, PKB 4, PKS 4 tambah 1 Berkarya. Syarat minimalnya sudah tercapai,” ujar H. Mo yang kini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Sumbawa, Selasa (14/7).

Meskipun telah mencapai syarat minimal jelas H. Mo, namun ia berharap Parpol lainnya yang masih bersifat rekomendasi juga ikut mendukung secara penuh. Seperti partai Hanura, Nasdem dan Golkar.

“Yang lainnya kan masih rekomendasi, Nasdem rekomendasi, Golkar juga masih rekomendasi, Hanura masih Rekomendasi. Belum ada SK DPP,” tambahnya.

Berita Terkait:  Pilih Mo-Novi, Mantan Ketua DPC Hanura : "Inilah Hati Nurani Saya"

Ditegaskan H. Mo, sudah pastinya tiga Parpol pengusung ini sekaligus menepis isu terkait bongkar pasangan yang selama ini beredar. Melainkan akan menguatkan komitmen antara ia dengan Novi.

“Ada yang ngomong bongkar pasangan, Insya Allah itu tidak akan terjadi. Jadi biarkan sudah orang lain mengatakan demikian, tapi yang jelas kami sudah berkomitmen berdua dengan Bu Novi,” jelas H. Mo.

H. Mo mengungkapkan, untuk saat ini sosialiasi dengan mengunjungi langsung masyarakat semakin gencar dilakukan. Termasuk menggerakan relawan-relawan yang sudah terbentuk di 24 Kecamatan.

Berita Terkait:  Kehadiran TGB di Golkar, Suhaili Ngaku Gak Khawatir!

“Saat ini sosialisasi di lapangan. Kan sekarang bergerak terus relawan-relawan kita. Sambil juga dibantu oleh partai pengusung. Relawan sudah lama bergerak, mereka yang bentuk sendiri. Cuma memang di Kabupaten kita taruh siapa yang koordinir. Dalam arti bisa melihat bagaimana langkah-langkah mereka di lapangan. Kalaupun mereka kira-kira buat acara yang tidak sesuai dengan aturan (standar protokol kesehatan covid-19, red) umpamanya, itu disuruh tegur oleh koordinatornya,” pungkasnya. (red)