Beranda POLITIK Jarot Harapan untuk Sumbawa Maju

Jarot Harapan untuk Sumbawa Maju

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September 2020 mendatang. Tana Samawa sudah menghangat. Sejumlah bakal calon pemimpin masa depan Kabupaten Sumbawa mulai bermunculan.

Dari berbagai nama, ada sosok Ir H Syarafuddin Jarot MP. Pria kelahiran Kabupaten Sumbawa, 8 Mei 1964 ini terus berkeliling menyapa berbagai element di seluruh pelosok Sumbawa.

Bagi orang Sumbawa, sosok Jarot bukanlah orang baru. Suami dari Ida Fitria ini sudah melakukan banyak hal dalam pemberdayaan masyarakat di Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Ia kerap berkeliling Pulau Sumbawa, khususnya Kabupaten Sumbawa Barat maupun Kabupaten Sumbawa. Berbagai elemen masyarakat kerap dijumpai. Dalam keheningan tanpa sorak sorai dan tepuk tangan ia terus berjalan

Dia mengungkapkan bahwa khususnya di Kabupaten Sumbawa banyak hal yang diperhatikan, terutama berkaitan dengan masyarakat perlunya sentuhan dan perhatian nyata. “Saya melihat masih banyak masyarakat yang perlu diperhatikan,” ucapnya, Selasa (21/1).

Berita Terkait:  Bawaslu Sumbawa Canangkan Kampung Anti Politik Uang

Jarot mengaku sudah mantap untuk maju menjadi calon Bupati Sumbawa. Itu bukan tanpa alasan, ia merasa terpanggil untuk mengabdikan diri bagi tanah kelahirannya.

Kabupaten Sumbawa menurutnya sebagai wilayah terluas di NTB. Dimana memiliki potensi pertanian, peternakan, perikanan, dan ekonomi kemaritiman yang bisa dikembangkan.

Tidak hanya itu saja, Kabupaten Sumbawa kata dia memiliki cadangan sumber daya alam (SDA) luar biasa. Belum lagi cadangan biosfer yang begitu besar.

“Saya membayangkan Sumbawa kedepan sudah mampu menjadi kabupaten agroindustri yang mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian, peternakan, perikanan yang akan meningkatkan ekonomi masyarakat kita secara langsung,” tuturnya.

“Ada Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora yang dikenal dengan Samota. Potensi besar yang harus mampu dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Dan masyarakat tidak hanya menjadi objek namun menjadi subyek dari pembangunan,” imbuhnya lagi.

Berita Terkait:  Makin Kencang Dukungan Terus Mengalir, Ini 7 Alasan Memilih Mo-Novi

Dengan segala potensi itu, menurut Jarot, sudah sepatutnya Kabupaten Sumbawa berkembang pesat. Bukan hanya maju daerahnya, tapi juga masyarakatnya. Seperti tagline yang sering diusungnya “Untuk Sumbawa Maju”.

“Potensi yang besar itu tidak bisa maksimal, bila tidak dikelola dengan profesional dan tepat. Hari ini kita memerlukan pendekatan profesional untuk menyelesaikan persoalan ini,” katanya.

Ayah empat anak ini menambahkan, pengalamannya bekerja di bidang profesional yang mengedepankan kerja cerdas dan cepat membuat Jarot merasa memiliki naluri dan kepekaan kuat dalam menghadapi situasi di masyarakat. Apalagi ia kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Saya memiliki kedekatan dengan masyarakat bukan hanya jelang pemilihan kepala daerah saja. Sudah puluhan tahun saya bersentuhan dengan mereka,” akunya.

Berita Terkait:  PKS NTB Belum Terima Laporan Resmi Pasangan Haji Mo-Novi

Jarot kembali menegaskan, perjuangannya menuju pemimpin Kabupaten Sumbawa bukan hanya soal jabatan dan gagah-gagahan menjadi bupati.

Justru, ia ingin mengewajantahkan ide dan gagasannya bahwa Kabupaten Sumbawa terlalu besar untuk tidak maju dan dan dijadikan contoh oleh kabupaten lain.

Membangun daerah, sumber daya manusia (SDM), dan memaksimalkan potensi sumber daya alam yang kita miliki adalah yang paling penting.

“Saya meyakini banyak jalan menuju roma. Semoga ikhtiar memajukan dan memberdayakan secara maksimal segala potensi kita yang merupakan anugerah yang maha kuasa sebagai sumber penghasilan masyarakat kita mencapai kesejahteraan,” kata Jarot.

“Sehingga keluarga Sumbawa dapat merasakan pangan, sandang, papan, dan pendidikan yang layak. Dengan semangat kolaborasi kita menatap Sumbawa Maju. Mohon doa, semoga Allah memudahkan niat baik saya ini,” demikian Jarot memambahkan. (red)