Beranda POLITIK Hasil Survei, Elektabilitas Mo-Novi Tertinggi dan Konsisten

Hasil Survei, Elektabilitas Mo-Novi Tertinggi dan Konsisten

BERBAGI
Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah bersama Dewi Noviany

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Memasuki 4 bulan terakhir menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepada Daerah di Sumbawa, para pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati semakin serius menampakkan dan menyatakan sikap untuk maju dalam kontestasi tersebut.

Terpantau di media-media, seperti media cetak, media online bahkan di pinggir-pinggir jalan dipenuhi oleh gambar 4 pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa.

Adapun pasangan bakal calon tersebut yaitu Mahmud Abdullah berpasangan dengan Dewi Noviani (Mo-Novi), Syarafuddin Jarot bersama Mokhlis (Jarot-Mokhlis), Nurdin Ranggabarani bersama Burhanudin Jafar Salam (Nur Salam) serta pasangan bakal calon independen Talifuddin bersama Sudirman (Talif Sudir).

Melihat fenomena munculnya beberapa nama pasangan bakal calon ini, Peneliti Lembaga Survei dan Riset MY Institute, Yadi Satriadi bersama timnya melakukan sebuah survei elektabilitas bakal calon yang kelak akan menjadi pemimpin bagi Tau dan Tana Samawa ini.

“Survei MY Institute dilakukan pada pertengahan Agustus 2020 dengan menggunakan metode multistage random sampling, tingkat kepercayaan 95% dengan margin of error 3%. Adapun populasi dari survei ini didasarkan pada persebaran pemilih di tingkat Kecamatan hingga Desa sehingga didapatkan sampel sejumlah 800 responden,” jelas Yadi kepada media ini, Jum’at (28/8).

Berita Terkait:  Bawaslu Minta Parpol Pasang APK Sesuai Aturan

Yadi memaparkan bahwa pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Sumbawa Mo-Novi memiliki elektabiltas tertinggi dengan urutan yang konsisten sejak survei Maret 2020 lalu yaitu 42,4%.

Kemudian disusul oleh pasangan bakal calon Independen Talif-Sudir dengan elektabilitas 16,9% yang sebelumnya pada urutan keempat pada Survei MY Institute Maret 2020 ketika Pasangan Husni-Ikhsan dan Rasyidi-Sudirman Malik masih disebut-sebut masuk dalam bursa Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa.

Pada survei Agutus 2020 ini, pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Jarot-Mokhlis berada pada posisi ketiga dengan angka pemilih sebesar 16,1%, dan pasangan politisi senior, Nur Salam berada pada posisi keempat yaitu 7,6%.

Sedangkan didapatkan 5,1% masih merahasiakan siapa yang akan dipilih dan 11,9% belum menentukan sikap atau tidak menjawab.

Selain melihat elektabilitas keempat pasangan bakal calon yang sudah mulai muncul di berbagai media, MY Institute tegas Yadi, juga melihat kecenderungan pilihan lain dari masyarkat.

Berita Terkait:  Tak Mau Gegabah, Pansus Pembubaran PT DMB Minta Perpanjangan Masa Kerja

Sebagaimana diketahui bersama bahwa saat ini masih terdapat Partai yang belum menentukan sikap, apakah akan mendukung atau mengusung bakal calon yang sudah bermunculan atau memunculkan calon lainnya.

Sehingga survei ini juga mencoba menawarkan beberapa nama secara personal kepada masyarakat, sekaligus dengan elektabilitasnya : A Rafiq Ketua DPR D Sumbawa yaitu 1,1%, ada juga Mantan Ketua DPRD Sumbawa yang juga Anggota Legislatif Provinsi NTB Lalu Budi Suryata 1,4%, Anggota DPRD Sumbawa yang juga Putra Bupati Sumbawa, Gita Liesbano 0,1%.

Kemudian Rasyidi mantan Sekda Sumbawa yang juga gagal melangkah melaui jalur independen 1,6%, Nurdin Marjuni dari partai Golkar yaitu 0,5%.

Sedangkan jika disandingkan dengan pasangan Bakal calon yang telah muncul dari berbagai media seperti Mo-Novi yaitu 39%, Talif-Sudir 15,3%, Jarot-Mokhlis 15,1%, Nur Salam 7,2%, terdapat 4,9% masih merahasiakan dan 13,8% tidak menjawab.

Berita Terkait:  Rapat Paripurna ke-IV DPRD NTB Dihadiri 35 Anggota

Namun, nama-nama yang bermunculkan secara personal tersebut tidak dapat dipandang sebelah mata jika pada akhirnya muncul menjadi sebuah pasangan.

Merujuk pada hasil survei dalam waktu Agustuus ini, dapat diketahui juga bahwa partisipasi memilih masyarakat Sumbawa pada Pilkada Sumbawa 2020 cukup tinggi mencapai 80%.

Hal ini menandakan bahwa proses demokrasi di Sumbawa terus berkembang dengan baik. Sebagai mana yang dinyatakan oleh Diamond, Linz dan Lipset bahwa salah satu syarat pokok suatu pemerintahan yang berlandaskan sistem politik demokratis adalah partisipasi politik yang melibatkan sebanyak mungkin rakyat Negara dalam pemilihan.

“Perlu dipahami juga bahwa hasil survei ini dilakukan kurang lebih 4 bulan sebelum pemilihan, karena desain pelaksaan survei ini dilakukan untuk melihat kecenderungan pilihan masyarakat jika Pilkada Sumbawa dilaksanakan pada Agustus ini,” katanya.

“Mengingat waktu pemilihan masih cukup lama, ada banyak peluang untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat sehingga sangat memungkinkan terjadinya perubahan pilihan masyarakat dalam menentukan pilihannya,” demikian tambah Yadi. (red)