Beranda POLITIK Hari Pertama, Kesalahan Input Data Warnai Pleno Kabupaten Sumbawa

Hari Pertama, Kesalahan Input Data Warnai Pleno Kabupaten Sumbawa

BERBAGI
KPU Sumbawa mulai menggelar pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Sumbawa, Senin (29/4) kemarin. (Foto : Roby Teja)

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — KPU Sumbawa mulai menggelar pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Sumbawa, Senin (29/4) kemarin.

Pelaksanaan di hari pertama tersebut sempat alot karena diwarnai kesalahan input data untuk Kecamatan Moyo Hulu. Prosesnya sempat terhambat karena harus membuka kembali kotak suara.

Ketua KPU Sumbawa, M. Wildan, M.Pd mengakui proses rekapitulasi sempat alot untuk Kecamatan Moyo Hulu karena ada kesalahan input.

Sehingga harus dibuka daftar rekapitulasi perdesa di tingkat kecamatan (DA1) dan daftar rekapitulasi suara tiap TPS dalam satu desa (DA A1) sebagai pembuktian.

Berita Terkait:  Pilkada 2020, KPU NTB Bakal Terapkan e-Rekap

“Kalau data totalnya sama. Salah inputnya, cuma ada caleg yang seharusnya memperoleh suara tetapi tidak ada suaranya. Suaranya ditaro di caleg yang lain. Tadi ada permasalahan untuk caleg PKS. Itu sudah diperbaiki dan langsung kita selesaikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain Kecamatan Moyo Hulu, juga sempat terdapat kendala untuk Kecamatan Lape. Rekapitulasi ditunda setelah selesainya rekapitulasi pemilihan Presiden dan DPR RI.

“Kalau masalah balance datanya, sebenarnya balance antara yang menggunakan hak pilih  dengan surat suara sah dan tidak sah. Cuma ada pengimputan data DPT sama DPK. Kadang tertukar jumlah perempuan dan laki-laki. Makanya kami pending untuk Lape, dilanjutkan dengan Kecamatan Lopok, Ropang dan Orong Telu. Target kita hari ini lima kecamatan rampung,” pungkasnya. (NM3)

Berita Terkait:  Ribuan Wakil Rakyat Se-Indonesia Bakal Ramaikan NTB