Beranda POLITIK Hadapi Pilkada 2020, PAN Sumbawa Grilya

Hadapi Pilkada 2020, PAN Sumbawa Grilya

BERBAGI
Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbawa, H Burhanuddin Jafar Salam. (Bobby Maramis)

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Tujuh Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2020 mendatang.

 

Keterangan Foto : Nampak Ketua DPD PAN Sumbawa, H Burhanuddin Jafar Salam saat bersilaturahim dengan Ketua DPD PKS Sumbawa, M Takdir belum lama ini.

Sejumlah sosok mulai nampak diperedaran. Mereka digadang-gadang maju pada Pilkada Sumbawa. Salah satunya yaitu Ketua DPD PAN Kabupaten Sumbawa, yakni H Burhanuddin Jafar Salam.

 

Hingga kini, para Bakal Calon (Balon) Bupati maupun Wakil Bupati terus melakukan komunikasi politik. Kendati demikian, semuanya masih berada pada sikon biasa saja.

 

Anggota DPRD NTB jebolan Dapil 5 Sumbawa-KSB ini terbilang gencar membangun komunikasi politik hampir dengan seluruh balon termasuk partai politik dan pihak lainnya.

 

Belum lama ini kata BJS, pihaknya mengaku telah bersilaturahim atau menemui beberapa sosok, antara lainnya seperti Ketua DPD PKS Sumbawa (M Takdir).

 

“Kalau untuk Sumbawa, saya baru ketemu dengan Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa, hampir semua (bersilaturahim),” ujar pria yang juga kerap disapa Han ini.

 

“Terus terang, kemarin pulang (di Sumbawa) gerilya juga. Alhamdulillah, ada kesempatan melakukan silaturahim dan komunikasi dengan parpol dan beberapa bakal calon bupati maupun wakil bupati,” imbuhnya.

 

Menurutnya, saat ini semuanya masih dalam kondisi cair. Bahkan, belum ada balon resmi yang sudah terkunci. “Saya kira semuanya masih cair. Belum ada yang final, masih pada tahap,” tutur Anggota Komisi IV DPRD NTB ini.

 

PAN sendiri lanjutnya, sangat terbuka dan menjalin komunikasi dengan semua pihak. Terlebih tetap focus pada tiga opsi.

 

Pertama, perkenalan diri untuk meningkatkan elektabilitas, juga masih pada tahap komunikasi (proses) serta silaturahim dengan beberapa parpol.

 

Kedua, ia menyatakan tidak menutup kemungkinan akan ada balon dari kader – kader PAN Sumbawa. “Dan ketiga, jika tida ada kader yang dianggap layak, dinamika politik tentu kita harus siap menerima figur-figur eksternal untuk menjadi calon pemimpin,” ucapnya.

 

Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa dalam momentum Pilkada Sumbawa ini akan lebih memprioritaskan kader internal.

 

“PAN selalu prioritas untuk kader. Dan ini bukan hanya slogan ya, saya kira di Kabupaten Sumbawa dari awal pemilu langsung ini, PAN selalu menyodorkan kadernya. Pemilu kemarin ketika bukan kader, PAN bisa dikatakan tidak keman-mana,” imbuhnya.

 

Mengingat rentan waktu Pilkada terus berjalan, politisi muda PAN dikenal cukup vocal ini menyatakan pihaknya akan mulai starting sekitar September mendatang. Termasuk dalam memikirkan pembentukan desk/tim Pilkada dengan catatan akan dibicarakan lebih lanjut.

 

“Kita akan bicarakan, dan tentu akan ada proses diawali dengan rapat koordinasi (Rakor) di Sumbawa. Apakah kita akan buat desk atau tim pilkada dan sebagainya ya itu dinamika nantinya. Ya karena apa, ketika kami belum membuat itu berarti belum ada titik temu bakal calon. Sehingga masih kami membutuhkan penjaringan dan sebagainya. Namun ketika sampai bulan 9 atau 10 sudah ada match antara balon A dan B dari PAN dan diluar PAN ya kami rasa tidak perlu membentuk tim,” ungkapnya.

 

“Karena itu hanya sebuah kepura-puraan politik. Saya kira ketika partai sudah ada bakal calon yang memang dikunci, kita tidak perlu lah membuka penjaringan dan sebagainya itu kepura-puraan politik itu,” demikian BJS menambahkan. (NM1)

Berita Terkait:  Lima Pilar Wujudkan NTB Gemilang