Beranda POLITIK Buka Penjaringan, Demokrat Wajibkan Bakal Calon Sertakan Hasil Survey

Buka Penjaringan, Demokrat Wajibkan Bakal Calon Sertakan Hasil Survey

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — DPC Partai Demokrat Sumbawa membuka pendaftaran bagi bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa pada Pilkada 2020. Dengan adanya penjaringan tersebut, bisa dipastikan sejauh ini Demokrat belum memiliki calon pasti untuk diusung pada pesta demokrasi mendatang.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa DPC Partai Demokrat Sumbawa – Hafifuddin dalam jumpa pers Senin (3/2) menyatakan, penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati ini dibuka mulai 3 sampai 7 Februari 2020. Sesuai nomor 02/PO/DPP.PD/I/2020 tentang pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah, yang ditandatangani Ketua Umum Partai Demokrat – Susilo Bambang Yudhoyono.

“Sebenarnya Partai Demokrat melaksanakan penjaringan ini tentu adanya perintah dan Peraturan Organisasi (PO) dari DPP Partai Demokrat dan petunjuk pelaksanaan dari DPP Partai Demokrat, yang mengharuskan dan mewajibkan kepada seluruh DPD dan DPC yang menggelar Pilkada serentak tahun 2020 untuk melaksanakan proses penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2020,’’ terang Hafif didampingi Dewan Pengarah Panitia Penjaringan Ust Zubaidi Sofian, Sekretaris Panitia Penjaringan – Iqbal Sanggo, Wakil Sekretaris Panitia – Yasin Musamma dan Ahmad Maulana.

Berita Terkait:  Pilkada 2020, Rasyidi Pertimbangkan Tujuh Nama Pendamping

Berdasarkan PO dan petunjuk tersebut, panitia penjaringan ditugaskan oleh DPC Partai Demokrat Sumbawa untuk membuka seluas-luasnya dan memberikan kesempatan kepada seluruh putra terbaik Kabupaten Sumbawa untuk ikut berpartisipasi dan mendaftarkan diri.

“Kami disini terbuka. Tidak ada istilah. Mungkin sudah beredar isu calon Bupati diusung oleh Partai Demokrat, tapi melalui kesempatan ini kita tegaskan, karena ini proses penjaringan yang harus kita laksanakan sebaik-baiknya sesauai dengan petunjuk pelaksanaan yang digariskan oleh DPP Partai Demokrat. Jadi semua bakal calon akan melaui proses yang sama. Dari hari ini pengambilan formulir, pengembalian formulir dari tanggal 8 dampai 17 februari, dan selanjutnya penyampaian visi misi, kemudian fit and propertes,’’ tandasnya.

Berita Terkait:  TGH Patompo Adnan : Program Beasiswa adalah Investasi Dapatkan SDM Berkualitas

Ditegaskan, yang menjadi syarat utama dalam penjaringan ini adalah, semua bakal calon yang mendaftar harus melampirkan hasil survey, baik hasil survey secara personal bakal calon Bupati atau Wakil Bupati, baru kemudian melampirkan hasil survey berpasangan.

“Proses awalnya setiap bakal calon yang mendaftar harus melampirkan hasil survey dari lembaga yang telah disetujui oleh DPP Partai Demokrat. Sesuai petunjuk pelaksanaan yang kami miliki, itu ada sekitar 17 lembaga survey yang disetujui oleh DPP, sehingga berdasarkan itu nanti kita akan melihat bakal calon yang menggunakan lembaga survey yang tertera pada petunjuk pelaksanaan ini,’’ tukasnya.

Berita Terkait:  Pilkada Loteng, PAS Kantongi SK PKB

Ketika ada bakal calon yang menggunakan lembaga survey selain, diluar dari yang ditetapkan DPP Partai Demokrat, maka pihaknya akan berkoordinasi lagi dengan DPP, apakah lembaga survey tersebut bisa diakui atau tidak.

Dalam kesempatan itu, Dewan Pengarah Panitia Penjaringan Ust Zubaidi Sofian sempat menyinggung terkait nama bakal calon yang pernah disebut-sebut akan diusung DPD Partai Demokrat Sumbawa.

“Yang perlu saya pertajam kembali tentang adanya statemen atau kesan bahwa Demokrat telah mempersiapkan satu nama calon dan lain sebagainya, tolong ini bisa dipertegas lagi, jangan sampai ada semacam statemen-statemen yang bersifat kontradiktif. Karena bagaimana pun juga semuanya itu kita punya mekanisme jelas. Inilah sesuai dengan arahan, kita tetap melaksanakan oleh tim penjaringan ini. Apapun hasilnya itulah yang akan kita terapkan untuk Pilkada mendatang,’’ tutupnya. (red)