Beranda POLITIK Benarkah Pengiriman Pelajar ke Korea Sambil Magang?

Benarkah Pengiriman Pelajar ke Korea Sambil Magang?

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, H MNS Kasdiono meluruskan pemahaman masyarakat soal keberangkatan sejumlah pelajar atau tenaga kesehatan ke Korea beberapa waktu lalu.

Ini dijelaskannya, berangkat dari merebaknya kabar ditengah masyarakat bahwa sejumlah pelajar yang di kirim ke Korea dinyatakan magang.

Padahal pernyataan di dalam Letter of Intent (LOI) antara Pemprov NTB dengan Chadong University hanya disebutkan kerjasama dibidang pendidikan dan kesehatan.

Hal ini menurut Kasdiono, perlu diluruskan sehingga pemahaman masyarakat menjadi jelas dan tidak berasumsi lain.

“Didalam LOI tidak ada kata Magang, hanya disebutkan kerjasama dibidang pendidikan dan kesehatan saja. Tidak ada kata magang di dalam LOI itu,” ucapnya kepada media ini, Jum’at (5/4).

Berita Terkait:  Demokrat Tetap Husni Djibril!

Untuk diketahui kata pria yang akrab disapa Haji Kas ini, bahwa untuk magang memiliki program tersendiri dan ada direktorat khusus yang menangani persoalan magang.

“Jadi jangan sampai salah, Gubernur mengirim mereka itu untuk sekolah sambil bekerja tapi Part Time (Paruh Waktu, Red) di RS (Rumah Sakit), bukan dia magang,” jelasnya.

Ia mengaku telah memeriksa LOI tersebut, sedangkan surat permohonan persetujuan ke DPRD dari Gubernur berisi pendidikan dan magang.

Atas hal itu, jika pihak DPRD menyetujui berdasarkan surat permohonan dari Gubernur, maka hal itu dinilainya sebuah kekeliruan.

Berita Terkait:  KPU NTB Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu 2019

“Intinya didalam LOI itu tidak ada kata magang, sementara surat dari Gubernur tertera kata magang. Nah, kalau DPR menyetujui berdasarkan surat permohonan dari Gubernur saya rasa tidak tepat,” tegasnya.

“Menurut saya tidak seperti itu, karena magang itu ada program sendiri. Jadi jangan sampai salah mengasumsikan hal ini dan ini memang perlu diluruskan, sehingga semuanya jadi jelas,” demikian Haji Kas menambahkan.

Untuk diketahui, sekitar 39 orang tenaga kesehatan dari Kabupaten/Kota di NTB diberangkatkan untuk menempuh pendidikan lanjutan ke Chodang University di Korea Selatan.

Hal ini setelah Pemprov NTB menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan Chadong University.

Berita Terkait:  PDIP Mataram "Ogah" Mikir Pilkada

Penandatanganan LOI tersebut dilakukan Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama President Chadong University Prof Park Jong Koo di Mataram, beberapa waktu lalu.

Hadir pada Letter of Intent (LOI) Chadong University Prof Park, Jong Koo, (President Chodang Univercty).

Prof Im Jin Ho sebagai director of International (Exchange and Education).

Kemudian, Prof Jeong Hang (General Manager of Public Relations Devision). Prof Joo Jongwon (Former Joongbu Univercty Professor).

Sedangkan Kim Joo Myung selaku (Korean Lecturer of NW College) dan Lee, Kang Hae sendiri adalah (English Tree Academy Korea). (NM1)