Beranda POLITIK Bawaslu Keluarkan Rekomendasi Dugaan Pelanggaran Novi ke KASN

Bawaslu Keluarkan Rekomendasi Dugaan Pelanggaran Novi ke KASN

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Bawaslu Kabupaten Sumbawa akhirnya merampungkan kajian dan analisis terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan salah satu ASN pemprov NTB, Dewi Noviany.

Diduga ASN tersebut telah melanggar asas profesionalitas, netralitas kode etik dan prilaku sebagai ASN. Sehingga dugaan pelanggaran yang dilakukan direkomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumbawa, Syamsi Hidayat membenarkan hal tersebut. Kesimpulan yang diambil Bawaslu sudah melalui proses sejak adanya temuan, baik meminta keterangan awal serta klarifikasi  beberapa saksi lainnya. Selain itu juga sudah dilakukan analisis dan kajian terkait dugaan pelanggaran tersebut.

“Jadi kesimpulan kami dalam hal melakukan penelusuran terkait  laporan maupun temuan tersebut, bahwa Dewi Noviani diduga telah melanggar asas profesionalitas dan netralitas  kode etik dan kode prilaku sebagai ASN. Jadi dugaan pelanggaran yang dilakukan Dewi Noviani direkomendasikan ke Komisi ASN,” ujar Syamsi yang didampingi Ketua Divisi Penindakan, Ruslan, S.Pd Jumat (17/1).

Berita Terkait:  Delapan DPC Terkunci, Muzihir Diatas Angin

Diungkapkannya, dalam rapat pleno semua divisi memiliki pendapat dan pandangan yang sama tentang dugaan pelanggaran netralitas  ASN oleh Dewi Noviani terhadap tindakannya.

Dimana Dewi Noviani benar sebagai ASN di lingkup Pemprov NTB, mendekatkan diri pada partai politik yakni DPC PKB Sumbawa dan DPD PAN Sumbawa untuk diterima oleh Parpol sebagai bakal calon Bupati Sumbawa.

Selanjutnya mempromosikan diri sebagai calon bupati dengan memasang baliho dan spanduk bakal calon Bupati Sumbawa 2020. Yang bersangkutan secara tidak langsung telah membentuk relawan untuk kebutuhan mempromosikan diri sebagai calon Bupati Sumbawa 2020 melalui akun grup dan akun pribadi media sosial Facebook atas nama “Sahabat Novi” Sumbawa Gemilang.

Berita Terkait:  Mo-Novi Masih Buka Pintu Koalisi dengan Parpol Lain

Dengan adanya akun tersebut, Novi tidak melarang  dan tidak merasa keberatan atas statusnya sebagai ASN. Atas dasar itulah pihaknya mengambil kesimpulan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan.

“Dewi Noviani diduga kuat melanggar asas kode etik dan kode prilaku pegawai ASN sebagai diatur di UU 5 Tahun 2014 dan PP 42 Tahun  2004. Bawaslu hanya menindaklanjuti dugaan dan Komisi ASN yang berhak menentukan sanksi. Jadi KASN yang berwenang, nanti KASN membentuk majelis pemeriksa. Intinya kita serahkan ke KASN. Keputusannya KASN  yang memutuskan apakah Dewi Noviani berdasarkan kajian kita diduga kuat atau disebut oleh KASN melanggar atau tidak. Kita Bawaslu Sumbawa setelah melakukan kajian itu, serangkaian proses penanganan pelangaran, kajian serta melalui keputusan rapat pleno, bahwa perbuatan Dewi Noviani diduga kuat melanggar asas etika dan prilaku sebagai ASN,” tukasnya. (red) 

Berita Terkait:  Strategi PKS Hadapi Pilkada 2020 Ditengah Pandemi