Beranda POLITIK Banyak Lampu Mati, JR Sorot PJU Kawasan By Pass – BIL

Banyak Lampu Mati, JR Sorot PJU Kawasan By Pass – BIL

BERBAGI
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi NTB, H Johan Rosihan.

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi NTB, H Johan Rosihan menyoroti lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dikawasan sepanjang By Pass menuju Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pasalnya, lampu jalan yang ada di kawasan sepanjang By Pass hingga bundaran BIL banyak yang rusak.

“Jalan By Pass sangat gelap, lampu mati. Ada lampu yang hidup tapi dibawah pohon (redup). Dibundaran BIL juga begitu, lampunya mati,” tutur Johan Rosihan, Senin (27/5) di Mataram.

Menurut pria yang kerap disapa JR ini, hal tersebut tidak boleh dibiarkan, sebab By Pass dan BIL adalah jalan sekaligus menjadi pintu gerbang NTB.

Berita Terkait:  Soroti Kerusakan Hutan di NTB, Lalu Wirajaya : Tingkatkan Pengawasan dan Pentingnya Kolaborasi!

Seperti tamu ataupun wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke NTB dikatakannya tetap akan melintasi area tersebut.

NTB kata Ketua Komisi III DPRD NTB ini harus menjaga kesan. Terlebih menjadi daerah yang juga kerap dikunjungi wisatawan local maupun asing. “Keluar dari BIL sangat gelap. Ini kesan, jadi harus kita jaga,” sesalnya.

Tak hanya itu, dari sisi penataan dan kebersihan hingga memasuki wilayah Kota Mataram juga disoroti oleh Wakil Rakyat jebolan asal Dapil V Sumbawa – KSB ini.

Berita Terkait:  Usai Pamasar, Rosihan Jaring Aspirasi Warga Maronge

Pola kebersihan dan penataan dalam kota kata pria kelahiran asal Sumbawa ini, menjadi PR yang harus segera disikapi, yaitu dalam hal ini pihak Pemkot Mataram.

Sebab, kawasan By Pass memasuki Kota Mataram terkesan kurang elok dipandang mata. Johan Rosihan menilai sangat kumuh ditambah lagi dengan adanya pedagang kaki lima (PKL) di area By Pass tepatnya di Jalan Lingkar Selatan.

“Selain masalah lampu. Pas kita masuk Mataram, kumuh sampah dimana-mana dengan adanya kaki lima. By Pass itu kan akses cepat, kan rawan (kecelakaan) juga jadinya, sebaiknya tidak usah (PKL Berdagang) disitu, cari tempat lain saja. Harus diperhatikan dan ditata dong,” tegasnya.

Berita Terkait:  Gubernur Effect Pemicu Kemenangan PKS

“Ingat kita punya mimpi besar (MotoGP), apalagi di KEK Mandalika tapi bandara gelap. Belum lagi masalah kebersihan dan penataan Kota, Mataram ini adalah Ibu Kota Provinsi jadi perlu disikapi ini,” demikian politisi muda asal PKS yang dikenal cukup vocal ini menambahkan. (NM1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here