Beranda PERISTIWA Wabup KLU : Kondisi Sekarang Lebih Baik Ketimbang Setahun Lalu

Wabup KLU : Kondisi Sekarang Lebih Baik Ketimbang Setahun Lalu

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA — Wakil Bupati Lombok Utara H. Sarifudin menerima kunjungan kerja rombongan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Provinsi Bali di Aula Sementara Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Utara, (Rabu 11/9) lalu.

Hadir mendampingi Wakil Bupati dalam penyambutan rombongan DPRD Badung yang dipimpin I Made Sumerta dan I Nyoman Dirgayusa itu diantaranya Asisten I Setda KLU Kawit Sasmita, Kepala OPD, serta stakeholder terkaitnya lainnya.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati H Sarifudin menyampaikan selamat datang kepada Ketua Komisi II dan Ketua Komisi IV beserta rombongan dalam rangka study komparasi di Lombok Utara.

Dalam kunjungan ini, Sarifudin memaparkan deskripsi umum Kabupaten Lombok Utara (KLU). Diterangkan, KLU merupakan Kabupaten baru dari 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB.

Berita Terkait:  Enam Hari Pencarian, Warga Sekongkang Ditemukan Meninggal Dunia

KLU terbentuk berdasarkan UU nomor 26 tahun 2008 tanggal 24 Juni 2008 dan disahkan secara resmi pada 21 Juli 2008. Sehingga tanggal 21 bulan bersangkutan ditetapkan sebagai hari ulang tahun KLU.

Secara administratif KLU terdiri dari 5 (lima) kecamatan, yaitu Bayan, Kayangan, Gangga, Tanjung dan Pemenang dengan jumlah penduduk 240 ribu jiwa serta tingkat populasi lebih dari 20 persen. Adapun jumlah desa sebanyak 33 desa definitif dan 10 desa pemekaran dengan 270 dusun.

“Kabupaten kami terdiri dari 5 kecamatan, 33 desa ditambah 10 desa baru. Sedangkan jumlah dusun di KLU sebanyak 270 dusun,” urai Sarif.

Berita Terkait:  Bangkitkan Pariwisata KLU, BPPD dan Forum Pokdarwis Diharapkan Mampu Bersinergi

Batas-batas wilayah KLU diantaranya sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah barat Selat Lombok, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah, serta sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Lombok Timur.

Pendaparan asli daerah (PAD) KLU tambah Sarif, sebesar Rp 200 miliar dengan sumber PAD terbesar dari sektor pariwisata dan APBD Rp 1 triliun lebih.

“Potensi daerah kami ada pariwisata, perdagangan, pertanian dan perikanan. Di KLU tidak ada industri,” terangnya.

Wabup yang biasa disapa H Sarif ini juga memaparkan kondisi terkini KLU yang lebih baik dari setahun lalu (pascagempa). Mengacu data terbaru BPBD KLU kata dia, dari sejumlah 54 ribu rumah warga yang rusak berat dan hampir 70 ribu rusak sedang dan rusak ringan hingga saat ini ada sebanyak 50 persen tengah dalam proses pembangunan.

Berita Terkait:  Peningkatan Koordinasi Upaya Kurangi Resiko Bencana

“Alhamdulillah, kondisi kami sampai hari ini lebih baik ketimbang setahun lalu. Dari 54.000 rumah rusak berat dan hampir 70.000 rusak ringan dan rusak sedang,” ucapnya.

“Menurut data BPBD sampai saat ini sudah 50 persen sedang proses pembangunannya. Rumah yang sudah jadi 100 persen ada sekitar 30 persen dari jumlah keseluruhannya. Sisanya sedang berproses,” demikian Wabup KLU. (NM2)