Beranda PERISTIWA Usai Kejari Mataram, Pemda KLU Teken MoU dengan DJPb NTB

Usai Kejari Mataram, Pemda KLU Teken MoU dengan DJPb NTB

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK UTARA — Sikap yang ditunjukkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara nampaknya patut diapresiasi. Betapa tidak, dalam minggu ini saja, tercatat Pemda setempat telah menjalin hubungan kerjasama demi mewujudkan suatu perubahan daerah yang lebih baik.

Belum lama ini, Pemda KLU telah melakukan penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) bersama pihak Kejaksaan Negeri Mataram berkaitan dengan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.

Berselang beberapa hari kemudia, tepatnya pada Jum’at (21/6) kemarin hal serupa juga dilakukan Pemda KLU. Yaitu melakukan teken kerjasama dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kantor Wilayah NTB.

Kali ini fokus tentang Penguatan Koordinasi Penyelenggara Pelaksana Kebijakan Pengelolaan Keuangan Publik dalam Pelaksanaan Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Berita Terkait:  Peringatan, Kontraktor Jangan Main-Main!

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan antara Bupati Najmul Akhyar dengan Kanwil DJPb NTB yaitu Syarwan usai melaksanakan Upacara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-47 dilaksanakan di Halaman Kantor Camat Pemenang, Jum’at (21/6).

Sebelumnya Bupati Najmul bertindak sebagai Inspektur Upacara dimomen tersebut menegaskan, pentingnya gotong royong diterapkan dan ditingkatkan pada kehidupan, sehingga perlu dilestarikan.

“Kami mengajak kita semua agar menanamkan sifat gotong royong untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa. BBGRM merupakan momentum untuk mengingatkan kita tentang pentingnya gotong royong, terutama bagi generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Berita Terkait:  Wacana Pemekaran, Ketua FKD Lingsar : Itu Pendapat Pribadi

Bupati Najmul juga menyampaikan terkait penunjukkan Kecamatan Pemenang sebagai tempat pelaksanaan kegiatan merupakan suatu penghargaan atas prestasi yang telah diraih oleh Desa Pemenang Barat, sebagai juara 1 lomba desa tingkat Kabupaten Lombok Utara yang nantinya mengikuti lomba di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dengan diterbitkannya UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, telah memberikan semangat baru kepada desa melalui desa membangun dan membangun desa. Menempatkan desa sebagai subyek pembangunan yang menjadi domain pemerintah.

Pembangunan desa merupakan bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan mendasar.

Berita Terkait:  Dandim Sumbawa Apresiasi Opsgab Pekat

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah Lomba Desa tingkat kabupaten. Juara pertama diraih Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang, juara kedua oleh Desa Pendua Kecamatan Kayangan dan juara ketiga diraih Desa Loloan Kecamatan Bayan.

Sekedar informasi, pada momentum ini turut pula dihadiri oleh Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi NTB Syarwan, Sekda KLU H. Suardi, Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono.

Tak ketinggalan juga, Ketua TP PKK KLU Hj. Rohani Najmul Akhyar, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, Para Camat, ASN Lingkup Pemda KLU dan Pelajar. (NM2)