Beranda PERISTIWA Tim Wasev Tinjau Sasaran Fisik Opster TNI

Tim Wasev Tinjau Sasaran Fisik Opster TNI

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, LOMBOK BARAT — Operasi Teritorial (Opster) yang digelar TNI sejak Januari lalu melibatkan personel wilayah Korem 162/WB telah membangun 70 hunian sementara (Huntara) di Lombok Barat dan Lombok Utara.

Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Opster TNI yang dipimpin langsung Paban I/Ren Ster TNI Kolonel Inf Agustinus, bersama rombongan didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan peninjauan dan pengecekan sasaran fisik pelaksanaan kegiatan Opster di Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Kamis (14/3).

Seusai peninjauan, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan wartawan di Dusun Medas Bawah Bageq menyampaikan Korem 162/WB dan tim Opster TNI melaksanakan Sidak terhadap Huntara yang dibangun dalam program Opster TNI sekitar 70 Huntara di Kabupaten Lobar dan KLU.

Berita Terkait:  Pemancing Tenggelam di Tanjung Ringgit Tak Ditemukan, Tim Gabungan Hentikan Pencarian

“Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 90 persen, hanya listrik yang belum terpasang namun sudah diajukan ke PLN,” ujarnya.

Sesuai dengan arahan pimpinan yang diteruskan kepada Kepala Dusun Medas Bawaq Bageq, huntara ini nantinya akan diprioritaskan untuk lanjut usia (Lansia), yang memilki balita dan cacat apabila ada.

“Adapun spesifikasinya disesuaikan dengan kondisi TNI AD dengan warna hijau, agar ada kesan dengan keberadaan TNI AD di wilayah,” kata Danrem.

Kemudian Paban I/Ren Ster TNI memberikan apresiasi kepada Danrem selaku Dansatgas Opster TNI.

“Berdasarkan pantauan, bangunan sudah maksimal. Sebelumnya dalam perencanaan tidak diplester dan di cat, tapi ternyata ini upaya Danrem selaku Dansatgas Opster TNI berupaya maksimal dan semuanya terlihat bagus dan nyaman untuk ditempati,” kata Agustinus.

Berita Terkait:  Masih Pagah, Gugus Tugas Lobar Libatkan Puluhan Penyidik Kepolisian

“Terkait dengan pembangunan 70 unit Huntara merupakan kebijakan pimpinan TNI bersama stakeholder yang disesuaikan dengan besaran alokasi anggaran dalam bentuk bantuan stimulan dari Mabes TNI bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah,” imbuhnya.

Selain pembangunan 70 unit Huntara terangnya, ada juga pembuatan sumur bor dibeberapa lokasi khususnya lokasi yang memang sangat membutuhkan baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa yang terdampak gempa.

Terkait hal ini, Kadus Medas Bawah Bageq Desa Tamansari Lukmannul Hakim mengucapkan terimakasih kepada TNI atas pembangunan Huntara bagi warganya di Dusun Medas Bawah bageq.

Berita Terkait:  Semprot Lima Kecamatan di KLU, Tim Satgas COVID-19 Dilepas 

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, warga bisa menempati rumah Huntara sesuai dengan arahan mengingat bangunan tenda yang digunakan juga sudah banyak yang lapuk dan sobek,” ucap Hakim.

Selain itu, Hakim juga menyampaikan data warga yang akan menempati rumah Huntara bantuan Opster TNI sudah ada dengan skala priorotas seperti arahan dari Danrem.

Setelah melakukan peninjauan di Desa Tamansari, tim Wasev dan rombongan didampingi Danrem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, Danyonif 742/SWY dan  Danramil setempat langsung melakukan peninjauan pembangunan sumur bor di Lanud Rembiga. (NM4)