Beranda PERISTIWA Tiga Orang Tenggelam di Pantai Baru Sumbawa

Tiga Orang Tenggelam di Pantai Baru Sumbawa

BERBAGI
Foto : Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram

NUSRAMEDIA.COM, SUMBAWA — Sekitar pukul 14.45 Wita tiga (3) orang yang tenggelam di pantai Baru Sumbawa berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam keadaan selamat, Jum’at (3/5).

Dengan menggunakan 2 unit perahu karet bermesin, seluruh korban dinaikan ke atas dengan teknik tertentu dan dibawa menuju tepi pantai.

Pertolongan pertama (first Aid) terhadap korban terus diberikan selama proses evakuasi berlangsung.

Selanjutnya semua korban diserahkan ke pihak ambulan untuk mendapatkan penanganan medis selanjutnya.

Menurut keterangan dari salah satu warga setempat, mereka berenang bersama-sama ke tengah laut. Saat menuju tepi pantai, mereka mengalami kelelahan dan tenggelam.

Berita Terkait:  Hingga 27 April, 25.755 Unit RTG Tuntas Dikerjakan

Kejadian tersebut merupakan sebuah skenario simulasi yang disusun oleh tim instruktur pelatihan potensi sar yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram selama 5 hari dari tanggal 29 April 2019 sampai dengan 3 Mei 2019.

Bertempat di pantai Baru, sebanyak 40 peserta dari TNI, Polri, instansi pemerintah, relawan dan organisasi sar lainnya mempraktekan simulasi dengan sebuah kasus yang diberikan.

Hal ini dilakukan untuk mengukur seberapa besar penyerapan materi  yang telah diberikan sebelumnya.

Saat simulasi, para peserta mempraktekan materi-materi yang telah diberikan oleh tim instruktur mengenai pertolongan pertama (First Aid) dan teknik pertolongan di permukaan air.

Berita Terkait:  Usai Kejari Mataram, Pemda KLU Teken MoU dengan DJPb NTB

Usai melaksanakan simulasi, masih ditempat yang sama, tepat pukul 15.45 wita Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya secara resmi menutup pelatihan potensi SAR “Teknik Pertolongan di Permukaan Air”.

Dalam arahan, Nyoman menyampaikan harapannya melalui pelatihan potensi SAR yang telah dilaksanakan agar bisa meningkatkan pengetahuan tentang teknik pertolongan di air.

Sehingga didapatkan kesamaan pola pikir dan pola tindak apabila sewaktu-waktu terjadi musibah atau bencana di wilayah Nusa Tenggara Barat khususnya kabupaten Sumbawa.

“Melalui pelatihan potensi SAR yang baru saja kita laksanakan ini, diharapkan akan lebih meningkatkan koordinasi, khususnya dalam implementasi pelaksanaan tugas dilapangan,” tuturnya.

Berita Terkait:  Berpotensi Tsunami, Gempa M=7,1 Guncang Ternate

“Sehingga seberat apapun tugas dan tantangan yang akan kita hadapi, dengan telah terjalinnya koordinasi, dapat memperlancar proses penanganan, pertolongan dan evakuasi korban secara nyata di lapangan sesuai harapan masyarakat selama ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Senin pagi (29/4) lalu bertempat di hotel Transit Sumbawa, pelatihan yang melibatkan berbagai unsur SAR ini dibuka oleh Bupati Sumbawa H. M Husni Djibril, B.Sc.

Turut hadir Direktur Bina Potensi Basarnas, Danrem, Kapolres, Ka KSOP, Kalak BPBD, Kadis Damkar, Kadis Pariwisata, Kadis Perikanan dan Kelautan, Forkompimda, Kasi Sabhara Polres Sumbawa dan Kadis Sosial. (NM1)