Beranda PERISTIWA Tertangkap di Lokasi Penampungan, Puluhan Calon PMI Non Prosedural asal NTB Dipulangkan

Tertangkap di Lokasi Penampungan, Puluhan Calon PMI Non Prosedural asal NTB Dipulangkan

BERBAGI

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Sebanyak 84 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural asal Nusa Tenggara Barat dipulangkan.

Puluhan Calon PMI itu sebelumnya tertangkap dari lokasi penampungan yaitu tepatnya di wilayah Jakarta Timur.

Itu terungkap dari hasil penyelidikan Tim Subdit Perlindungan TKI pada Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI.

Dimana keberadaan 84 Calon PMI Non Prosedural asal NTB ini didapati dalam sebuah rumah yang menjadi tempat penampungan.

Pemulangan terhadap sejumlah Calon PMI Non Prosedural tersebut telah diterima langsung oleh pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, Kamis (16/1) kemarin di Mataram.

Terkait kebenaran perihal pemulangan sekaligus penerimaan puluhan calon PMI Non Prosedural ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Nakertrans NTB, H Agus Patria. “Iya benar kemarin sore,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Jum’at pagi (17/1) tadi.

Berita Terkait:  Hilang Tiga Tahun, Dokter Mawardy Masih Misterius, Sekda NTB : Masih Hidup di Alam Lain Disembunyikan oleh Jin!

Sebagai tindak lanjut atas pemulangan mereka sebagaimana diungkapkan Agus Patria, puluhan Calon PMI Non Prosedural itu akan diserahkan ke Disnaker Kabupaten/Kota.

Mereka nantinya masih kata dia, akan dipantau, dibina dan diberikan pencerahan tentang segala prosedur yang baik dan benar terkait bekerja diluar negeri.

Dikesempatan itu, Agus juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan pesan kepada 84 Calon PMI non prosedural itu agar mengikuti segala persyaratan yang prosedural sebagai calon PMI yang baik dan benar.

Berita Terkait:  Dampingi Pembangunan Pasar Seketeng, TP4D Kedepankan SOP

Hal itu dinilainya penting untuk disampaikan demi kebaikan mereka. Sebab, nantinya akan memudahkan pemerintah dalam memantau keberadaan maupun keselamatan mereka saat bekerja di luar negeri.

“Kalau (jalurnya) resmi atau prosedural kan jadi jelas. Kita bisa pantau mereka, dimana posisinya (bekerja), berapa gajinya dan lainnya,” ungkap mantan Asisten I Setda NTB itu.

Ia juga menegaskan betapa besarnya resiko yang akan dihadapi oleh calon PMI yang tidak melalui jalur resmi pemerintah. Terlebib dengan memalsukan identitas diri mereka.

Itu lebih lanjut dikatakan Agus Patria, akan sangat berbahaya. “Nanti kalau ada apa-apa disana siapa yang mau bertanggungjawab? Jadi jangan mau kalau dirayu-rayu berangkat tidak melalui jalur yang resmi,” imbaunya.

Berita Terkait:  Dandim Sumbawa Apresiasi Opsgab Pekat

Oleh sebab itu, Kadisnakertrans NTB menghimbau kepada masyarakat yang berniat kerja ke luar negeri untuk lebih dulu meminta informasi lengkap ke Disnakertrans NTB atau pun yang ada di kabupaten/kota.

“Kami imbau kepada masyarakat, khususnya calon PMI NTB agar gunakan jalur resmi, bekerjalah secara aman. Kalau ada informasi yang kurang jelas silahkan tanyakan ke kami (Diskaretrans),” tutup Agus Patria.

Sekedar informasi, dari jumlah tersebut calon PMI Non Prosedural yang dipulang ini mereka berasal dari Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Tengah, Kota Mataram dan Sumbawa. (red)